Cara Menanam Kangkung di Polybag atau Pot

Cara Menanam Kangkung di Polybag atau Pot

cara menanam kangkung di polybag
menanampohon.com

Cara menanam kangkung di polybag dapat dilakukan dengan menggunakan cara vegetatif menggunakan biji atau bisa juga menggunakan cara stek. Di mana kedua cara tersebut sangat mudah dalam prakteknya. Tinggal bagaimana perawatan dan kehati-hatian dalam penanamannya.

Untuk habitat asli dari kangkung sendiri biasa ditemui di persawahan atau area sungai. Sehingga untuk media tanam di lahan yang luas, perawatan tanaman ini tidak begitu merepotkan. Hanya saja untuk media polybag yang kali ini akan dipakai perlu langkah yang tepat agar tanaman yang dihasilkan tidak mengecewakan.

Sekedar info, di Indonesia tanaman kangkung merupakan sayuran yang dianggap sangat menjanjikan karena banyaknya penikmat makanan ini. Mudahnya pengolahan dan dewasa ini kangkung juga bisa diolah menjadi masakan yang menggiurkan lidah. Sayuran ini juga kaya akan gizi serta bermanfaat banyak bagi kesehatan tubuh.

Cara Menanam Kangkung di Polybag dengan Cara Termudah

Sebelum menuju ke langkah-langkah cara menanam kangkung di polybag. Ada baiknya mengetahui manfaat sayuran kangkung dan jenis kangkung yang dapat ditanam. Berikut manfaat yang didapatkan setelah mengkonsumsi kangkung:

  • Kaya akan kandungan selenium, zinc, zat besi, vitamin A, vitamin C, dan serat. Gizi di atas berguna untuk menjaga daya tahan tubuh.
  • Juga mengobati berbagai penyakit seperti insomnia, sembelit dan mencegah anemia.
  • Sayuran ini juga dipercaya mampu menjaga kesehatan hati dan usus, dari serangan parasit yang merusak tubuh.

Untuk jenis kangkung yang dapat dibudayakan di indonesia adalah kangkung darat dan kangkung air. Perbedaan dua jenis kangkung ini adalah kalau kangkung darat ukuran batang lebih kecil. Warnanya putih kehijauan tekstur daun lebih lunak dan tumbuh di tempat yang kering. Sedangkan kangkung air memiliki batang besar berwarna hijau pekat. Daunnya berukuran lebih lebar dan tekstur lebih keras serta mempunyai warna bunga putih kemerahan. Kangkung air ini dapat hidup ditempat basah seperti rawa, sungai atau genangan pada area persawahan.

Setelah memahami manfaat dan jenis kankung. Berikut adalah langkah-langkah menanam kangkung di polybag:

Menyiapkan Bibit

Langkah pertama cara menanam kangkung di polybag adalah persiapan bibit kangkung dahulu. Ketika akan menanam kangkung. Sebenarnya bisa langsung menanam atau melewati tahap penyemaian terlebih dahulu. Yang harus disiapkan adalah tanah yang telah digemburkan kemudian dicampur dengan pupuk kompos.

Bibit
faunadanflora.com

Perlu dibuatkan tempat penyemaian berbentuk gundukan tanah atau tegalan. Setelah dibuat didiamkan kurang lebih selama 1 malam. Lalu sebarlah biji kangkung secara merata dan tutup kembali menggunakan tanah. Untuk menjaga kelembaban tekstur tanah dalam proses pnyemaian, maka tutupilah dengan menggunakan dedaunan atau menggunakan jaring-jaring dengan ambil jarak sekitar 20-30 cm dari permukaan semai. Setelah semua proses dilakukan tunggu hingga bibit sudah memiliki daun berjumlah 3-4 helai.

Menyiapkan Polybag

Persiapkan media polybag yang dipilih. Untuk ukuran pilihlah yang sesuai selera. Namun yang perlu diingat adalah Polybag yang dipilih harus berlubang dibawahnya. Jika belum maka perlu memberikan lubang dengan ukuran jangan terlalu besar. Karena pemberian lubang ini sangat penting untuk proses resapan air.

Polybag
randhoetatah.com

Langkah pemilihan polybag selesai dapat dilanjutkan dengan memasukan media tanam ke polybag. Media yang digunakan adalah dengan mencampur antara tanah dan pupuk kompos. Dengan perbandingannya yaitu (Tanah:Kompos) 2:1 . Jumlah komposisi tanah harus lebih banyak. Bisa juga ditambahkan dengan media ketiga yaitu arang sekam dengan komposisi yang sedikit saja. Sesudah polybag diisi dengan media tanam. Biarkan dahulu selama 1 atau 2 hari sebelum bibit kangkung dapat ditanam.

Menanam Bibit Kangkung

Langkah selanjutnya adalah langkah menanam. Apabila tanpa melalui penyemaian dan media tanam sudah siap. Maka yang perlu dilakukan adalah menaruh bibit ke dalam polybag. Namun jika melewati tahap penyemaian berarti harus memindahkan bibit dari media semai ke media tanam poybag. Perlu diperhatikan dalam proses pemindahan ini harus hati-hati agar akar bibit tidak rusak. Soalnya jika terjadi kerusakan akan menggangu pertumbuhan bibit.

Menanam bibit
youtube.cara menanam kangkung di polybag

Buatlah lubang pada tanah polybag dengan jari telunjuk. Setiap polybag cukup diberi 3 buah lubang. Perlubang dibuat dengan kedalaman 10 sampai 15 cm saja.

Masukanlah dua bibit disetiap lubang. Setelah itu tutup lubang dengan menggunakan tanah. Tekan pelan-pelan usahakan saat menekan jangan sampai membuat bibit rusak.

Jika pembibitan langsung menggunakan biji tanpa melewati proses penyemaian. Maka yang dilakukan tinggal memasukan biji ke dalam tanah polybag. Tutup menggunakan tanah, tunggu sampai tumbuh kecambah. Penting untuk selalu menyiram bibit sebanyak 2 kali dalam sehari pagi dan sore secara rutin agar baik dalam pertumbuhan dan tidak kekurangan air.

Merawat Tanaman Kangkung

Gulma
blog.ub.ac.id

Cara menanam kangkung dalam polybag selanjutanya adalah perawatan. Tidaklah sulit jika langkah penanaman sudah sampai pada tahap ini. Soalnya tanaman kangkung ini mudah tumbuh tetapi tidak mudah terkena hama atau penyakit. Seperti dalam tahap penanaman lakukanlah penyiraman rutin pada pagi dan sore hari. Apabila dalam musim hujan dapat dikurangi interval waktu penyiraman. Karena tanaman kangkung akan rusak jika terlalu banyak terkena air.

Bersihkan gulma dan rumput yang tumbuh di sekitar tanaman ini. Gulma dan rumput ini mencuri nutrisi dalam tanah sehingga menghambat pertumbuhan kangkung.

Pemberian pupuk berkelanjutan juga diperlukan. Berikan pupuk pada tanaman setelah melewati 10 hari masa tanam berguna untuk menunjang petumbahan tanaman kangkung ini. Lebih baik memberikan pupuk organik pada kangkung. Agar hasil yang didapatkan lebih baik dan lebih sehat tentunya.

Langkah Memanen Kangkung

Panen
nimadesriandani.wordpress.com

Masuk ke langkah yang dinanti-nanti yaitu tahap pemanenan. Pemanenan tanaman kangkung dapat dilakukan dalam waktu 25 sampai 30 hari. Yaitu ketika kangkung sudah memiliki banyak daun. Untuk tata cara pemanenan yaitu tanaman ini harus dicabut sampai ke akarnya. Tetapi jika ingin memanen dalam waktu 2 kali, maka dapat melakukan pemotongan pada bagian batangnya.

Tips Pembasmian Hama dalam Tanaman Kangkung

Umumnya tanaman kangkung mendekati masa panen yaitu umur 30 hari. Hama dan penyakit sudah mulai berdatangan. Berikut daftar hama dan penyakit yang biasa menyerang tanaman kangkung beserta cara menanggulanginya:

Hama yang Menyerang:

  • Bekicot. Menyerang batang dan daun. Cara menanggulanginya ambil dan singkirkan dari tanaman secara rutin sampai tuntas.
  • Kutu Daun. Menghisap cairan pada kangkung sehingga tanaman tumbuh kecil dan daun tidak sehat berbentuk melengkung ke bawah.
  • Ulat Grayak. Menyerang daun sehingga daun menjadi gundul. Penanggulangannya semprotkan fungisida sesuai dosis.

Penyakit yang Menyerang :

  • Karat putih. Menyerang batang dan daun sehingga daun rusak dan menguning. Cara menangani semprot dengan Dithane M-45 sesuai dosis. Lakukan juga penyiangan, dan perawatan secara teratur.
  • Bercak-bercak pada daun. Yaitu menyerang daun sehingga akan terlihat bercak berwarna coklat kehitaman. Harap hati-hati karena penyakit ini akan menular dengan begitu cepat. Cara menanggulangnya segera ambil daun yang berpenyakit dan buang ditempat yang jauh. Hal ini dimaksudkan agar penyakit tidak merembet ke daun yang lain. Jika sudah terlalu parah segera semprotkan dithane M-45 sesuai takaran.

Demikian pembaca budiman cara menanam kangkung di polybag. Semoga dapat dijadikan tanaman altertanif untuk koleksi di lahan atau kebun pembaca sekalian. Mengingat selain mudah dan murah tanaman kangkung ini juga memliki waktu yang singkat untuk pemanenan. Selamat mencoba dan salam Berkebun.

Menanam Sayuran dalam Botol Bekas Termudah

Menanam Sayuran dalam Botol Bekas Termudah

Menanam sayuran dalam botol bekas dewasa ini merupakan hal yang sudah tidak asing lagi bagi sebagian masyarakat di Indonesia. Karena menanam sayuran tidak harus memerlukan lahan yang begitu luas seperti area persawahan atau perkebunan. Bercocok tanam juga dapat dilakukan dengan memanfaatkan barang-barang bekas yang sudah tidak terpakai lagi. Salah satu contohnya adalah menggunakan botol bekas.

menanam sayuran dalam botol bekas

Keuntungan yang dapat diperloleh dari menanam sayuran dalam botol bekas ini adalah merecycle barang yang sudah tidak terpakai. Kemudian menjadikan barang tersebut mempunyai nilai dan lebih berguna.

Selain itu peletakan tanaman dalam botol bekas ini juga lebih mudah dan praktis. Yaitu dapat memindahkannya sesuka hati selama masih mendapatkan pancaran sinar matahari yang cukup. Penyusunan sayuran dalam botol ini juga dapat memakai susunan vertikal garden. Dimana menanam dengan cara ini akan sangat membantu dalam penghematan biaya.

Menanam Sayuran dalam Botol Bekas dengan Cara Hidroponik

Salah satu cara menanam sayuran dalam botol bekas yang biasa dipraktekan adalah cara hidroponik. Cara hidroponik ini prosesnya hampir tidak menggunakan media tanah sebagai dasar tanaman. Yaitu menggunakan bahan lain dan sebagai wadahnya dipakailah botol bekas ini. Untuk itu, berikut akan disampaikan langkah-langkah cara membuat botol bekas menjadi media hidroponik:

Pemilihan Botol

Pemilhan di sini dimaksudkan untuk menyesuaikan antara jenis tanaman yang akan ditanam dengan ukuran botol bekas yang akan dijadikan sebagai wadah. Untuk tanaman sayur yang berukuran kecil, maka kita bisa menggunakan botol bekas berukuran 500 ml ke bawah.

Jenis botol
wow.tribunnews.com

Untuk tanaman sayur berukuran sedang, maka bisa memanfaatkan botol bekas berkururan 1 liter. Sedangkan untuk menanam sayuran berukuran besar, maka sebaiknya menggunakan botol bekas berukuran 2 liter atau yang lebih besar lagi agar nutrisi tanaman dapat tersuplai dengan baik.

Mengubah Bentuk Botol

Bentuk botol yang masih original biasanya mengecil pada bagian kepalanya. Sehingga ketika melakukan penanaman akan kesulitan juga saat perawatan nantinya.

Potong botol
saatsantai.com

Maka dari itu bentuk semula harus diubah. Caranya bisa dengan memotong 1/3 bagian atasnya. Sehingga bentuknya berubah menjadi seperti 2 gelas besar. Tentu dengan bentuk seperti ini akan lebih leluasa dalam pemakaian dan perawatan. Batang tanaman sayuran ini pun bisa tumbuh lebih maksimal.

Pembuatan Lubang Drainase

drainase
tobikin.com

Langkah menanam sayuran dalam botol bekas selanjutnya adalah memberikan lubang pori-pori drainase. Langkah ini tidak boleh terlewatkan begitu saja. Karena meskipun tanaman memerlukan air tapi tidak harus airnya tergenang. Air yang telah disiramkan ke media tanam harus jadi kering agar tidak terjadi pembusukan akar. Jika tidak hati-hati akan mengakibatkan kematian pada tanaman.

Untuk itu jika menanam pada botol, lubang drainase langsung harus dibuat. Caranya yaitu dengan menusuk-menusuk dinding atau alas botol memakai jarum besar atau memakai paku berukuran besar. Namun perlu diingat jangan membuat lubang dengan ukuran terlalu besar. Karena dapat membuat kandungan nutrisi media tanam dalam botol akan terbuang sia-sia.

Media Tanam Pengganti Tanah

Media pengganti tanah
bibitbunga,com

Cara menanam hidroponik tanpa menggunakan tanah ini perlu menggunakan media lain pengganti tanah. Maka bahan lain yang dapat dimanfaatkan adalah bisa menggunakan sekam, serabut kelapa , pasir, kerikil bahkan serbuk kayu.

Untuk hasil maksimal, cara mencampurnya harus dengan komposisi yang seimbang. Jadi perbandingan komposisi yang dilakukan adalah 2:2:2:1 yaitu (sekam:serbuk kayu:pasir:serabut kelapa). Setelah keempat bahan pengganti tersebut dicampur dengan merata. Maka masukan ke dalam wadah botol hingga hampir penuh.

Penempatan Botol

Apabila berencana menanam dalam skala besar. Maka harus pintar-pintar dalam mengatur letak dan posisi botol agar dapat disusun dengan rapi. Karena tatanan letak tanaman ini akan berpengaruh pada kemudahan dalam proses perawatan.

penempatan tanaman
ninaherlianaberbagi.blogspot.com

Caranya bisa dengan meletakan secara berbaris di permukaan tanah. Bisa juga dengan membuat rak susun sehingga peletakan botol berbentuk bertingkat-tingkat. Namun peletakan ini tergantung dari jenis tanaman yang akan ditanam.

Kemudian yang tidak kalah penting dari menanam sayuran dalam botol bekas kali ini adalah. Memastikan tanaman diletakan pada tempat yang terkena sinar matahari langsung. Karena penting untuk proses fotosintesis tanaman dan melakukan proses metabolisme.

Sistem Pengairan Tanaman

Infus tanaman
saverinussuhardin.blogspot.com

Sistem pengairan tanaman hidroponik adalah sebuah inovasi yang pada waktu ini masih dalam tahap pengembangan. Langkah ini nantinya akan memudahkan dalam proses penyiraman tanaman. Maka dalam aplikasinya kita membutuhkan selang kecil sebagai alat untuk distribusi air ke setiap botol tanaman.

Bisa dibilang ini adalah metode infus. Metodenya adalah selang yang berukuran kecil tadi dialirkan ke setiap botol. Kemudian selang yang berada di atas botol bisa diberi lubang.

Fungsi dari pemberian lubang ini adalah agar air yang mengalir melalui selang akan mengucur ke media tanaman untuk menyiraminya. Adapun ujung selang dihubungkan dengan wadah penampung air berukuran besar. Sedangkan ujung satunya bisa diberi sumbatan. Jadi tindakan selanjutnya tinggal mengisi air dalam wadah penampung itu. Nantinya air akan otomatis mengaliri ke setiap botol tanaman melalui selang tadi.

Pemupukan Dasar Tanaman

Pemupukan
sukatanam.wordpress.com

Seperti tanaman pada umumnya juga memerlukan nutrisi agar dapat tumbuh dengan baik. Oleh sebab itu, perlu memberikan pupuk dasar yang mengandung nutrisi seimbang bagi tanaman. Salah satu pilihan adalah dengan mencampur pupuk organik dengan pupuk buatan/ kompos dengan komposisi yang lebih seimbang. Jika menggunakan 10 kg pupuk kandang maka bisa dicampur dengan 1 sampai 2 ons pupuk buatan. Pupuk buatan terdiri dari phonska+SP36+KNO3 dengan perbandingannya 2:1:0,1

Perawatan Tanaman

Perawatan
infoterbaruyes.blogspot.com

Langkah menanam sayuran dalam botol bekas selanjutnya adalah Merawat tanaman. Langkah perawatan ini meliputi penyiraman, pemupukan, susulan, serta penyiangan.

Untuk jeda waktu dan ketentuan perawatan ini berbeda-beda pada setiap tanaman. Khusus untuk penyiraman dapat dilakukan setiap hari minimal 2 kali pada waktu pagi dan sore hari.

Hama dan Penyakit

Masalah utama yang sering ditemui oleh petani adalah ditemukannya hama dan penyakit pada tanaman. Jenis hama yang menyerang sayuran botol adalah kutu putih dan ulat. Biasanya timbul bercak pada daun atau batang tanaman.

Kutu putih
agrotani.com

Cara mengatasinya bisa dengan memetik daun atau batang yang terserang hama tersebut dengan menggunakan tangan secara langsung. Namun jika bercak yang ditemukan dalam jumlah yang sangat besar. Maka bisa langsung disemprot dengan pestisida pembasmi hama sampai hama tersebut benar-benar hilang.

Jenis Sayuran yang Cocok Ditanam dalam Botol Bekas

Sebenarnya tidak semua jenis sayuran dapat ditanam dalam botol. Alasannya media menggunakan botol bekas tidak sebesar pot ataupun polybag yang tersedia di toko-toko pertanian. Kemudian tidak semua tanaman bisa bertahan hidup di media botol yang tentu saja minim unsur hara tanah.

Oleh karenanya, supaya tidak salah dalam memilih bibit yang akan ditanam dalam botol. Berikut jenis sayuran yang dianjurkan untuk ditanam. Yaitu Sawi, bayam, tomat, terong-terongan, kangkung dan cabe.

Tanaman yang sesuai
mitalom.com

Jenis tanaman tersebut di atas ketika sudah tumbuh besar, tidak terlalu memakan banyak media tempat. Tanaman tersebut juga mempunyai daur hidup yang relatif pendek. Sehingga nantinya bisa mengonta-ganti tanaman yang akan ditanam dalam media botol bekas sesuai selera.

Itulah langkah menanam sayuran dalam botol bekas yang tentunya dapat sahabat utama tani kerjakan di pekarangan rumah sendiri. Semoga dengan artikel di atas dapat menghemat pengeluaran untuk pembelian sayuran kebutuhan dapur sahabat semua. Terimakasih . Selamat menanam.

 

Cara Menanam Terong Ungu Agar Hasilnya Melimpah

Cara Menanam Terong Ungu Agar Hasilnya Melimpah

Cara menanam terong ungu saat ini sudah mulai berkembang karena kebutuhan masyarakat akan tanaman ini juga ikut bertambah. Terong ungu bisa diolah berbagai macam makanan dan minuman. Bisa disajikan sebagai sayur terong, lalapan, bahkan bisa juga dihidangkan menjadi minuman jus. Sehingga tentu saja membuat para petani sangat tertarik untuk membudidayakannya.

Cara menanam terong ungu

Tanaman dengan nama ilmiah Solanum melongena ini sebenarnya berasal dari negara Sri Lanka dan India. Lalu menyebar luas ke seluruh wilayah yang mempunyai iklim sama. Namun siapa sangka tanaman ini ada yang meyakini berasal dari daratan Indonesia.

Sebelum mengetahui cara menanam teron ungu ini, maka tidak salah untuk mengetahui dulu ciri-ciri , habitat dan cara hidup tananam ini. Sayuran ini adalah jenis tanaman yang buahnya berwarna ungu dengan bentuknya yang bulat memanjang. Ukuran daun tanaman ini juga relatif lebar. Untuk warna bunga terong ungu umumnya memiiki warna dasar yaitu dari putih hingga ungu. Sedangkan batang tanaman ini memiliki duri. Tanaman ini juga dapat tumbuh hingga mencapai 40 sampai dengan 150 cm.

Cara Menanam Terong Ungu untuk Mempercepat Tumbunya Bunga Bakal Buah dengan Menggunakan Polybag/ Pot

Ada beberapa langkah cara menanam terong ungu. Mudah atau sulitkah dalam proses penanaman sayur ini?. Namun sebelumnya dapat diinformasikan terlebih dahulu untuk manfaat dari terong ini.

Manfatat

Sayuran ini dimanfaatkan sebagai sayuran dan diolah dengan cara digoreng, ditumis, bahkan dengan cara dibakar. Terong ini bukan semata-mata hanya hidangan untuk memanjakan lidah saja. Namun Olahan makanan dari bahan terong ungu ini, mempunyai banyak khasiat bagi kesehatan tubuh.

Kandungan gizi dari tanaman ini ternyata cukup melimpah yaitu vitamin K, mineral, kalsium, dan bioflavonoid. Untuk itu berikut manfaat yang dapat diperoleh dari jika kita mengkonsumsinya secara teratur:

  • Mengatasi sembelit
  • Melancarkan proses pencernaan
  • Mencegah diabetes
  • Nutrisi untuk otak
  • Menjaga kesehatan tulang
  • Menjaga sistem imun tubuh dari radikal bebas
  • Menormalkan tekanan darah
  • Mencegah kekurangan darah atau anemia
  • Mengatasi kolesterol jahat bagi tubuh

Setelah mengetahui habitat asli tanaman ini, ciri-ciri dan manfaat alami yang didapatkan. Maka berikut cara menanam terong ungu agar cepat menghasilkan buah untuk dipanen.

Pemilihan Bibit

Cara menanam terong ungu pertama adalah memilih bibit yang berkualitas baik. Bibit tanaman ini bisa didapatkan dari petani lokal atau membelinya di toko pertanian terdekat. Bentuk bibit terong ungu yang disediakan biasanya berupa benih atau biji.

Bibit
belajarberkebun.com

Untuk itu perlu mengetahui cara menentukan benih yang benar-benar memiliki kualitas yang bagus. Maka hal yang perlu diperhatikan adalah:

  • Bentuk benih sepurna tidak cacat maupun rusak, benih bersih dan mengkilat.
  • Benih telah melewati masa istirahat yang cukup.
  • Benih mempunyai kadar air yang cukup.
  • Bentuk, warna, dan ukuran benih seragam.
  • Benih tidak kotor, tidak tercampur dengan benih lain yang berkualitas buruk.
  • Benih mempunyai daya tumbuh yang cepat yaitu 80 %

Apabila ciri-ciri di atas sudah terpenuhi, maka dapat diteruskan ke langkah selanjutnya yakni persiapan media tanam yang tepat untuk menyemai benih terong ungu.

Media Tanam

Media Tanam
petanirumahan.com

Melakukan langkah ini secara tepat dapat berdampak signifikan dalam cara menanam terong ungu selanjutnya. Karena melakukan kesalahan akan mengakibatkan tanaman ini gagal tumbuh. Untuk itu langkah-langkah yang dapat dikerjakan adalah:

  • Tanah memiliki tekstur penggemburan yang baik dan banyak mengandung zat organik.
  • Siapkan pot atau polybag berukuran sedang, bagian bawah pot sudah diberi lubang.
  • Siapkan juga cetok untuk memindahkan tanah ke media tanam.
  • Air untuk menyiram benih.
  • Akan lebih baik untuk memilih jenis tanah Latosol, regosol atau andosol. Karena tanah berbentuk lempung ringan ini mempunyai daya drainase dan daya ikat air yang baik.

Penyemaian Tanaman

Penyemaian
youtube.cara mudah semai terong

Jika sudah mempersiapkan bibit dan media tanam dengan baik maka langkah berikutnya yaitu penyemaian. Adapun penyemaian dapat dilakukan dengan teknik:

  • Rendam benih terong dengan air hangat selama 15 menit.
  • Sediakan sekam padi, campurkan dengan tanah, aduk hingga rata dengan menggunakan cetok.
  • Masukkan campuran tanah dan padi sekam dengan perbandingan 1:1 ke dalam pot atau polybag.
  • Buatkanlah lubang tipis dengan jarak antar lubang minimal 1 cm.
  • Masukan bibit terong ke dalam lubang pot tersebut.
  • Tutup benih dengan campuran tanah dan padi sekam tadi.
  • Tepuklah secara perlahan agar tanah menjadi padat.
  • Siramilah dengan air secukupnya.
  • Lakukan langkah ini secara tertib pada waktu pagi dan sore hari.
  • Letakan di media tanam pada tempat yang terkena paparan sinar matahari yang cukup.
  • Perlu menunggu sampai bibit terong ungu tumbuh cambah. Kurang lebih proses ini menunggu sampai waktu 1 bulan.

Pemindahan Bibit

Pemindahan bibit
petanirumahan.com

Setelah pertumbuhan kecambah terlihat. Maka bibit sudah siap dipindahkan ke media tanam yang lebih besar. Biasanya ditandai dengan tumbuhnya daun sebanyak 4 helai.

Sebenarnya dalam perpindahan ini tidak harus memerlukan lahan bendengan. Karena benih bisa dipindahkan ke pot yang berukuran lebih besar namun dengan porsi satu pot untuk satu buah  tanaman.

Adapun beberapa langkah yang harus dipraktekkan dalam perpindahan bibit terong ini adalah:

  • Siapkan pot atau polybag. Sesuaikan dengan jumlah bibit yang dimiliki.
  • Campur media tanam seperti tanah, pupuk dan sekam menjadi satu.
  • Masukan campuran media tanam tersebut ke dalam polybag atau pot yang telah disediakan.
  • Buat lubang pada media tanam pot di bagian tengahnya sedalam 5 cm.
  • Angkat bibit terong yang telah berkecambah secara perlahan dari media semai sebelumnya.
  • Tanamlah bibit pada bulang di dalam pot yang sudah disediakan.
  • Untuk memadatkan tepuklah tanah secara perlahan.
  • Tertibkanlah penyiraman dalam waktu pagi dan sore hari.

Proses Pemeliharaan

Pemeliharaan
soloraya.solopos.com

Proses pemeliharaan adalah langkah berkala dalam membuat hasil terong ungu berkualitas dan meningkatkan prosentase kesuksesan dalam berlimpahnya hasil pemanenan nantinya. Berikut beberapa tips perawatan tanaman terong ungu selanjutnya:

  • Sirami tanaman ini secara tertib yaitu pada pagi maupun sore hari.
  • Beri pupuk susulan. Pililah pupuk organik, sebisa mungkin hindari pemilihan pupuk kimia.
  • Langkah selanjutnya adalah memeriksa apakah ada bagian daun yang rusak terkena hama atau penyakit. Jika menemukan segeralah petik, untuk menghindari penuralan penyakit ke daun yang lain.
  • Cabutlah tanaman gulma yang tumbuh disekitar tanaman terong ungu.
  • Untuk sarana antisipasi tanaman rubuh, maka pasanglah dan ikat bambu pada tanaman. Bambu akan berfungsi sebagai penyangga tanaman.

Proses Pemanenan

Pemanenan
belajarberkebun.com

Cara menanam terong ungu terakhir adalah tentu saja proses pemanenan. Apabila proses sebelumnya telah dikerjakan dengan benar dan sungguh-sungguh. Maka terong ungu yang ditanam akan dapat tumbuh subur. sehingga menghasilkan buah yang lebat dan tentunya proses pemanenan akan dapat dilakukan dengan cepat. Namun hal ini dipengaruhi juga oleh faktor cuaca di wilayah sekitar lahan atau media tanam terong ungu ini. Untuk waktu pemanenan terong ungu biasanya dapat dilakukan jika tanaman sudah memasuki usia tanam pada umur 3-4 bulan.

Namun tanaman ini bisa memproduksi buah secara aktif sampai berusia 5 hingga 6 bulan. Jika dalam waktu tersebut tanaman sudah melaluinya maka persiapan tahap panen sudah mulai bisa dilakukan.

Beberapa langkah-langkah pemanenan yang dapat dipraktekan :

  • Tentukan waktu panen yang tepat, baik itu pada pagi maupun sore hari.
  • Petiklah buah dengan menggunakan gunting, ataupun pisau. Pemetikan juga bisa menggunkan tangan langsung. Gunakanlah cara yang paling cepat.
  • Cara memetik yaitu, terong dipetik sampai tangkainya.
  • Pemanenan terong ungu pada tumbuhan yang sama dapat dilakukan selama 3 sampai 7 hari sekali.

Bagaimana cukup mudah dalam penanaman terong ungu bukan. Tanaman ini akan tumbuh baik jika syarat tumbuh tanaman ini terpenuhi dengan baik dan proses penanamannya juga dilakukan dengan tertib dan teratur.

Demikianlah cara menanam terong ungu agar cepat berbuah dan hasilnya pun melimpah. Semoga dapat dipraktikan di lahan pembaca sekalian. Terimakasih semoga sukses dalam bertani.

Cara Menanam Buah naga dari Biji agar Tumbuh Cepat

Cara Menanam Buah naga dari Biji agar Tumbuh Cepat

Cara menanam buah naga dari biji sebetulnya dapat diperoleh dari buku-buku pertanian, ensikopedi pertanian, dan internet. Namun kadang-kadang panduan tersebut tidak membahas penanaman buah naga secara rinci. Tentu hal tersebut membuat bingung pembaca yang pemula bagaimana cara menanam buah naga dari biji dengan benar. Sehingga pada artikel ini akan dibahas secara mendetail dari langkah-langkah tersebut.

cara menanam buah naga dari biji
merdeka.com

Mengapa buah ini begitu banyak digemari masyarakat Indonesia?. Karena buah naga mempunyai cita rasa yang unik yaitu rasa asam manis yang begitu lezat. Buah ini juga mengandung banyak vitamin yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Pembaca sekalian pasti mengira buah ini berasal dari daratan Asia?. Sebenarnya buah yang termasuk dalam keluarga kaktus ini berasal dari tanah Amerika Tengah, Amerika Selatan, dan Meksiko.

Bagaimana bisa masuk ke Asia?. Bangsa Perancis pada tahun 1870 membawa tanaman ini ke negara Vietnam tujuan utama yaitu hanya sebagai tanaman hias. Namun karena mempunyai rasa yang manis lalu buah ini banyak dikonsumsi oleh orang-orang Cina dan Vietnam.

Pembaca sekalian. Buah ini baru populer di Indonesia pada sekitar tahun 2000-An. Namun tidak ada informasi yang akurat mengenai siapa yang memperkenalkan buah ini di Indonesia. Diperkirakan buah ini masuk ke Indonesia oleh penghobi asal Thailand dan memperkenalkannya secara sporadis.

Cara Menanam Buah Naga dari Biji agar Tumbuh dengan Baik

Sedikit Info mengenai buah ini lagi. Jenis buah naga yang banyak beredar di Indonesia adalah Hylocereus undatus dengan ciri daging berwarna putih dan kulit berwarna merah. dan Hylocereus polyrhisus dengan ciri warna kulit merah dan daging juga berwarna merah.

Penanaman buah naga sangat cocok dilakukan di negara yang beriklim tropis seperti Indonesia. Buah ini banyak dibudidayakan pada daerah berketinggian 0-300 m di atas permukaan laut dan tempat itu harus memiliki curah hujan 720 mm pertahun. Sedangkan suhu ideal untuk menanam buah ini adalah berkisar 26-36 derajat celcius.

Pembaca sekalian berikut cara menanam buah naga dari biji agar dapat tumbuh dengan baik:

Memilih Bibit yang Baik

Bibit
gagaspertanian.com

cara memilih bibit buah naga yang baik ada 2 cara yaitu:

  • Cara Generatif, yaitu cara membudidayakan biji dengan menggunakan biji. Biji/ benih diambil dengan cara mengeluarkan biji yang terpilih dari buah. Sebenarnya cara ini cukup sulit karena hanya dilakukan oleh pembibit yang yang sudah berpengalaman.
  • Cara Vegetatif, lebih banyak diapikasikan karena lebih mudah dalam pengerjaannya. Terlebih lagi pengembangan dengan cara ini mempunyai sifat yang sama dengan induk. Jadi tinggal memilih indukan yang berkualitas dan memperbanyaknya dengan cara vegetatif.

Lebih jelasnya berikut langkah-langkahnya :

  • Pengambilan bibit bisa dengan stek batang tanaman yang sudah berbuah setidaknya 2 sampai 3 kali.
  • Pilihlah batang yang mempunyai diameter min 8cm dengan struktur kuat, keras dan tua. Berwarna hijau kelabu dan sehat. Semakin baik jika ukuran batang lebih besar dan kuat. karena akan menjadi batang utama buah jika tumbuh nantinya.
  • Potong batang dengan panjang sekitar 80-120 cm. lalu potong bibit dengan panjang 30 cm. Pada bagian atas dipotong rata sedangkan bagian bawah dipotong mirip agar akarnya capat tumbuh. Maksimalkan agar stek batang punya sedikitnya 4 tunas baru.
  • Biarkan getah hasil potongan batang mengering dengan sendirinya. Celupkan stek ke dalam fungisida agar terhindar dari serangan jamur.

Persiapan Media Tanam (Penyemaian)

media semai
rudiusahasendiri.blogspot.com

Cara menanam buah naga dari bijinya selanjutnya adalah dengan menyipkan media semai. Bisa dengan membuat bedengan atau menggunakan pot. Langkanya adalah:

  • Buatlah media tanam dengan menggunakan tanah dan campuran pupuk organik (perbandingannya 1:1)
  • Sebelum penanaman bibit, siram medai penyemaian agar tetap lembab.
  • Tancapkanlah bibit dengan kedalaman 5 cm
  • Tempatkan bibit dan hindari dari paparan sinar matahari langsung.
  • Siramilah bibit 2-3 kali sehari sampai tumbuh tunas. Bisanya membutuhkan waktu sekitar 3 mingguan.
  • Setelah tumbuh tunas, maka pindahkan bibit agar terkena sinar matahari langsung.
  • Pemeliharaan ini bisanya berlangsung dala kurun waktu sekitar 3 bulan hingga tanaman siap dipindahkan ke media tanam.
  • Bibit yang telah berusia 3 bulanan biasanya mempunyai tinggi 55-80 cm.

Persiapan Penanaman Buah Naga

lahan
pertanianindonesiamandiri.blogspot.com

Untuk memudahkan dalam perhitungan banyaknya biji yang dbutuhkan maka sebagai patokan adalah dalam 1 hektar lahan membutuhkan benih sekitar 6.400 benih dan 1.600 tiang panjat untuk mempemudah buah naga tumbuh.

Tiang Panjat Buah

tiang panjat
ptnasa.net

Tiang panjat berguna agar dapat menopang batang tanaman agar tidak roboh. Biasanya tiang panjat dibuat menggunakan cor beton sehingga bersifat permanen. Bentuknya bisa persegi atau silinder berdiameter 10-15 cm. Jika terbatasnya dana maka juga menggunakan bambu atau kayu yang kuat agar dapat bertahan lama untuk menopang tanaman. Berikut langkah lengkapnya:

  • Tinggi tiang panjat 2,5 meter dan ditanam ke dalam tanah sedalam 50 cm.
  • Buatlah secara berbaris, beri jarak antar tiang panjat yaitu 3 meter.
  • Buatlah saluran drainase sedalam 25 cm diantara barisan itu.

Pengolahan Tanah

pengolahan tanah
sentrabudidaya.com

Sesudah pembuatan tiang panjat dilanjutkan dengan pengolahan tanah untuk budidaya buah naga. Adapun langkah-langkahnya adalah:

  • Buatlah lubang tanam disekitar tiang dengan ukuran 60X60 cm sedalam 25 cm.
  • Letak tiang panjat tepat ditengah lubang galian.
  • Campurlah tanah galian lubang dengan basir sebanyak 10 kg.
  • Tambahkan pupuk kandang atau kompos sejumlah 10-20 kg. Campurkan juga kapur pertanian atau dolomit. Campurkan semua bahan di atas dan  aduk secara merata.
  • Tutup kembali lubang dengan campuran bahan di atas lalu siram dengan dengan air secukupnya saja jangan sampai menggenang.
  • Diamkan. Biarkan terkena sinar matahari sampai kering
  • Setelah 3 hari berikan pupuk TSP 25 grm detiap lubang.

Penanaman Bibit

menanam bibit
httpklik7tv.co.id

Cara menanam buah naga dari biji selanjutnya adalah memindahkan bibit ke media tanam. Caranya adalah:

  • Satu tiang dapat ditanami sekitar 4 bibit buah naga. Adapun jarak antara tanaman dengan tiang adalah sekitar 10 cm.
  • Galilah lubang tanam dengan kedalaman 10-20 cm, sesuai dengan panjang bibit buah naga. Masukanlah bibit dan timbun kembali sambil dipadatkan.
  • Setelah keempat bibit ditanam ikatlah bibit tersebut dengan tiang panjat. Pengingat tidak perlu terlalu kuat agar tanaman mempunyai ruang gerak dan agar tidak melukainya.

Pemupukan dan Perawatan Buah Naga

Buah naga ini pada awal penanaman membutuhkan banyak unsur nitrogen sedangkan saat berbunga dan berbuah membutuhkan banyak kandungan kalium dan fosfor.

Jadi pemberian pupuk sesuaikan dengan kebutuhan nutrisi tanaman. Jangan menggunakan pupuk urea karena pupuk ini akan menyebabkan kebusukan pada tanaman.

pemupukan
lpbpakiga.com

Jika pemupukan menggunakan pupuk kompos atau kandang dapat dilakukan setiap 3 bulan sekali dengan takaran 5-10 kg untuk setiap lubang tanaman. Ketika memasuki musim bunga dan buah. Tambahkanlah pupuk NPK dan ZK, dengan takaran 50 dan 20 gram per lubang tanam. Jika dibutuhkan untuk memaksimalkan hasil dapat diberikan pupuk cair dan hayati.

Penyiraman

Penyiraman tanaman ini dapat dilakukan dengan mengalirkan air ke saluran irigasi yang sudah dibuat. Untuk penyiraman menggunakan parit dapat dilakukan dengan cara merendam parit selama 2 jam. Interval penyiraman dilaksanakan 3 kali dalam sehari ketika memasuki musim kemarau. Atau jika musim penghujan, frequensi penyiraman dapat dilakukan dengan melihat kondisi tanah.

penyiraman
caratanam.com

Perlu diperhatikan cara menanam buah naga dari biji dalam hal penyiraman. Langkah ini dapat dihentikan jika buah naga sudah mulai berbunga atau berbuah. Langkah ini dilakukan guna menghambat tumbuhnya tunas baru sehingga pertumbuhan buah dapat maksimal. Namun jika mendapati kondisi tanah dalam keadaan kering untuk segera melakukan penyiraman agar tanah tetap dalam keadaaan lembab.

Pemangkasan

pemangkasan
www.wacana29.com

Dalam langkah cara menanam buah naga dari biji ada 3 jenis pemangkasan yaitu :

  • Pemangkasan batang pokok. Tujuannya adalah agar tanaman mempunyai batang utama yang kuat sehingga mampu menopang cabang dan buah. Cara memotong adalah pilih batang yang paling kokoh dan kuat kemudian potonglah tumbuhnya tunas dibawah batang tersebut.
  • Pemangkasan Cabang. Dilakukan dengan memilah 3-4 cabang terbaik . Tujuan pemangkasan ini adalah agar kualitas yang dihasilkan buah bisa menjadi maksimal.
  • Pemangkasan Peremajaan untuk buah yang tidak produktif. Tujuannya adalah agar cabang dari buah bisa diremajakan kembali. Karena biasanya cabang yang sudah berbuah 3 hingga 4 kali sudah tidak produktif lagi sehingga perlu dipotong. Namun jangan dibuang begitu saja. Bekas potongan ini masih bisa digunakan sebagai bakal bibit buah naga selanjutnya.
  • Sebenarnya faktor penting dari pemangkasan ini adalah membuat bentuk tanaman buah nagai ini menjadi lebih rapi dan teratur.

Pemanenan

Ini dia langkah terakhir dari cara menanam buah naga dari biji. Saatnya menikmati hasil dari penanaman buah naga. Buah naga adalah termasuk buah yang berusia cukup panjang. Bahkan siklus produktif tanaman ini dapat mencapai 20 tahun. Buah ini bisa dipanen sekitar 10-12 bulan semenjak penanaman bibit.

Biasanya 1 tanaman dapat menghasilkan kira-kira 1kg buah naga. Jadi jika mempunyai lahan sekitar 1 hektar dan jumlah tanaman buah ini mencapai 6.400 akan menghasilkan 6-7 ton buah setiap sekali panen. Sehingga penanaman buah naga bisa dibilang sukses jika dalam satu tahun dapat menghasilkan 50 ton buah naga.

panen
vovworld.vn

Adapun dapat diperhatikan untuk buah naga yang siap dipanen adalah memiliki ciri-ciri warna kulit buah berwarna merah mengkilap dan jumbai-jumbai buah berwarna kemerah-merahan. Warna hijau buah mulai berkurang. Bentuk mahkotanya mulai mengecil sedangkan pangkal buah mulai menguncup dan buah mulai berbentuk bulat. Dan buah ini mempunyai berat 400-600 gram.

Demikian cara menanam buah naga dari biji. Mulai dari pemilihan biji sampai pemanenan. Selamat praktik di lahan masing- masing pembaca sekalian. Semoga artikel ini bermanfaat bagi pembaca yang mau mencoba berbudidaya buah naga. Jangan lupa menyimak artikel lain dari Utama Tani. Terima kasih.

 

 

 

 

 

 

 

 

Cara Menanam Daun Seledri agar Cepat Panen

Cara Menanam Daun Seledri agar Cepat Panen

Cara menanam daun seledri di rumah sendiri bukanlah hal yang mustahil. Karena terbatasnya lahan janganlah dijadikan halangan untuk tidak bercocok tanam. Kini lahan sempit di sekitar rumah dapat dimanfaatkan sebagai media tanam aneka macam tumbuhan.

Media pot dan polybag menjadi pilihan yang sering dipakai karena selain efisien juga mampu menampung aneka tumbuhan tanpa membutuhkan lahan yang luas. Seledri adalah salah satu tanaman yang memanfaatkan pot sebagai media tanamnya. Tanaman yang mempunyai nama latin Apium graveolens ini tidak hanya sebagai bahan pelengkap masakan saja. Sebenernya masih banyak manfaat yang didapat sehingga banyak yang tertarik membudidayakannya.

cara menanam daun seledri
jambi.tribunnews.com

Selain Seledri juga memiliki nilai ekonomisnya yang tinggi, tentu membuat kekurangan pasokan pada tanaman ini. Untuk itu, perlu usaha mandiri pembudidayaan tanaman seledri itu sendiri. Baik berupa syarat tanaman bisa tumbuh, teknik merawat tanaman, hingga langkah yang harus dilakukan ketika memanen seledri.

Cara Menanam Daun Seledri agar Mudah Berkembang Biak

Berikut akan dikemukakan penjelasan bagaimana cara menanam daun seledri agar berkembang biak dengan baik:

Pemlilihan Bibit

Bibit
jurnalorganik.blogspot.com

Cara pertama adalah dengan memilih bibit seledri yang baik. Siapkan biji seledri yang akan ditanam. lakukan proses perendaman pada biji tersebut dengan menggunakan air yang bersuhu hangat. Suhunya berkisar 50-60 derajat celcius dalam interval waktu sekitar 1 jam. Dapat menggunakan ember atau tempat lainnya untuk langkah perendaman biji ini.

Pemillihan Media Tanam

media tanam
mediatani.co

Buatlah bedengan sebagai tempat penanaman dan penyemaian tanaman. Gunakanlah media semai yang telah tercampur dengan kompos dan tanah yang sudah diaduk dengan perbandingan tanah:kompos (2:1)

Penggemburan Tanah

garitan
8villages.com

Untuk bedengan yang sudah dibuat, berilah naungan berupa alat pelindung berbahan dasar plastik berwarna bening. Agar terhindar dari air hujan dan sengatan sinar matahari yang secara langsung mengenainya. Jangan lupa menggemburkan tanah terlebih dahulu. Hal ini bermanfaat untuk perputaran oksigen serta membuang racun yang mengendap di dalam tanah. Setelah itu diamkan tanah selama beberapa saat.

Penanaman Bibit

menanam bibit
www.maintanam.com

Cara menanam daun seledri selanjutnya adalah menanam bibit. Bermula dengan menebarkan biji-biji seledri hasil dari rendaman saat proses penyemaian tadi. Tutuplah bagian atas biji-biji yang sudah ditanam menggunakan tanah pada pot atau media tanah yang berada di bedengan. Siramilah tanah atau media tanam dalam pot supaya membuat tanah itu menjadi lembab.

Pembuatan Jalur Garitan

bedengan
budidaya2222.blogspot.com

Dengan kedalaman sekitar 0,5 cm buatlah jalur garitan dahulu dari permukaan bendengan. Beri jarak antar garitan sekitar 10-20 cm. Lalu tebarlah benih-benih seledri pada jalur garitan yang sudah dibuat itu. Seperti pada langkah yang sudah dikerjakan sebelumnya, tutuplah sekali lagi bibit-bibit tersebut dengan menggunakan media tanam. Sirami kembali menggunakan air agar kelembapan tetap terjaga.

Perawatan

merawat
youtube.cara memperbanyak daun seledri

Sebaiknya kita selalu memperhatikan perawatan dan penanaman daun seledri ini agar biji tanaman seledri yang ditanam dapat tumbuh dengan baik. Periode ini sebaiknya dalam menyiram tanaman ini harus dalam jadwal yang rutin. Yaitu pagi hari dan sore hari.

Tunas dari tanaman seledri biasanya akan muncul setelah 30 hari. Daunya akan muncul sekitar 3 sampai 4 helai perpohon. Sehingga tanaman ini akan siap untuk dpindahkan ke media tanam pot.

Proses Pengecekan Rutin

pengecekan rutin
agroteknologi.web.id

Pada proses ini, tidak ada batasan terhadap pengaruh kesuksesan dalam menanam daun seledri. Fokuslah untuk mengerjakan pengecekan tanaman secara rutin. Biasanya dalam proses pengecekan awal akan ada tanda seranga hama dan penyakit. Seperti penyakit fusarium, busuk akar, busuk lunak bakteri, lalat penggorok daun, penyakit mawar sekospora, dan berbagai virus lainnya.

Cara menanganinya adalah dengan menyemprotkan pestisida kepada tanaman seledri yang ditanam. Adapun dosis pestisida yang aman adalah Sekitar 30% sampai 50%.

Pemupukan

pemupukan seledri
tipspetani.blogspot.com

Untuk mempercepat pertumbuha tanaman seledri. Maka perlu memberikan pupuk daun, serta menggunakan pupuk jenis NPK dengan takaran 10 gram/ 10 liter. Adapun umur dalam pemberian pupuk adalah jika tanaman sudah memasuki hari ke 20 atau 25 penanaman.

Namun kedepannya juga akan menemui untuk penyakit khas tanaman seledri adalah virus aster yellow, cercospora, dan bercak septoria. Jadi langkah untuk mencegah serangan dari bakteri tersebut adalah mulai dari awal yaitu dengan pemilihan bibit yang unggul dan berkualitas baik.

Kemudian proses pemupukan yang baik, dan selalu menjaga sanitasi dalam lahan atau media tanam. Namun yang tidak kalah penting adalah munculnya gulma dan parasit, khususnya jika tanaman seledri memasuki dalam masa pertumbuhan.

Hama Tanaman

hama seledri
guruilmuan.blogspot.com

Bisa dibilang pertumbuhan tanaman seledri ini tergolong cukup lambat. Jadi biasanya gulma dan parasir yang tumbuh di sekitar tanaman ini akan tumbuh begitu cepat. Dan akan mengalahkan tanaman seledri itu sendiri. Lebih parahnya lagi jika parasit ini tumbuh secara membabi buta. Maka tanaman seledri akan tumbuh ceking bahkan akan mati.

Untuk itu, lakukanlah penyemprotan pada seledri dengan memberikan takaran yang tepat yaitu pestisida organik. Jika takaran melebihi dari dosis yang disarankan maka akan berdampak negaif bagi tanaman dan dapat menimbulkan kematian.

Panen

panen
guruilmuan.blogspot.com

Sampai juga pada tahap yang ditunggu-ditunggu dari cara menanam daun seledri yaitu tahap pemanenan. Perlu diketahui tanaman seledri ini jika ditanam tanpa melakukan pembibitan dan teknik lain. Biasanya dapat dipanen bila sudah memasuki hari ke 160 dan hari ke 180.

Namun jika dapat memberikan perawatan yang teratur dan ekstra. Bisa dipastikan dapat memanen dalam kurun waktu hari ke 90 dan 125. Ciri-ciri tanaman seledri yang yang dapat dipanen adalah jika pada bagian daun sudah layak untuk dijual meskipun berbeda ukuran daun yang variatif.

Cara memanen adalah dengan memotong pada bagian pangkal batang tanaman seledri secara periodik. Untuk fase ini, proses panen dapat dilakukan dalam kurun waktu 1 sampai 2 minggu sekali. Ketika tanaman ini sudah tidak produktif maka dapat diakhiri masa tananamnya. Yang mana dalam fase ini tanaman seledri dapat dicabut dan membuangnya ke tempat yang aman.

Pasca Panen

paska panen
www.antarafoto.com

Jika menahan untuk tidak segera melakukan tahap panen maka secara berangsur-angsur tanaman ini akan menggabus. Namun jika menanen terlalu dini akan berakibat pada tangkai daun yang membesar. Maka sebaiknya penanenan selanjutnya dilakukan jika Seledri yang dipanen memiliki rentang waktu pertumbuhan yang sebentar. Apabila melakukan cara ini tahap pemanenan berikutnya akan dapat dilakukan dengan cepat.

Syarat Agar Tanaman Seledri Dapat Tumbuh

Setelah mengetahui penjelasan Cara menanam daun seledri. Maka tidak salahnya untuk mengetahui syarat tmubuh tanaman seledri. Sesungguhnya pertumbuhan tanaman seledri ini sangat tergantung pada kondisi lingkungan di sekitarnya. Lazimnya tanaman seledri ini dapat tumbuh pada ketinggian 1.000 sampai dengan 1.200. MDPL. Sedangkan suhunya berkisar antara 16 sampai dengan 21 derajat celcius.

Sifat alamiah dari seledri itu sendiri yaitu menyimpan air meskipun tanaman ini dikeringkan. Meski hanya menggunakan pH tanah yang terbilang tinggi yaitu 5,8 sampai 6,7. Jika media tanam yang digunakan terlalu masam, maka lebih baik diberikan campuran kapur atau dolomit untuk menggurangi kandunga pH pada tanah tersebut.

Itu dia penjelasan cara menanam daun seledri agar cepat panen. Semoga menambah wawasan eknsiklopedia tentang berkebun pembaca sekalian. Terimakasih.

 

 

 

 

 

 

Cara Menanam Bunga Wijaya Kusuma agar Tumbuh Cantik

Cara Menanam Bunga Wijaya Kusuma agar Tumbuh Cantik

Cara menanam bunga wijaya kusuma atau lebih terkenal dengan sebutan Sang Ratu Malam. Mengapa bunga ini dijuluki demikian? Tentu saja karena bunga ini hanya beraktifitas pada malam hari. Yaitu bunga ini hanya memekar saat malam tiba, sehingga bunga mempunyai aroma yang kuat dan dapat tercium disekitar  bunga ini.

cara menanam bunga wijaya kusuma
ilmubudaya.com

Harus diketahui mengapa bunga wijaya kusuma (Epiphyllum anguliger) hanya bisa mekar saat malam hari saja. Tidak seperti yang diperincangkan orang -orang sebenarnya bunga Wijaya Kusuma mempunyai gerakan skototropisme. Yaitu gerak tanaman yang menjauhi cahaya. Jadi jika terkena cahaya cahaya matahari, bunga ini akan pasif tidak bereaksi apa-apa. Jika waktu mulai gelap baru bunga ini bereaksi baik melakukan fotosintesis maupum pemekaran.

Adapun ciri yang paling menonjol dari bunga ini adalah Mahkota bunga yang tergolong besar, berwarna putih gading, yang tentu saja tanaman ini jadi terlihat begitu eksotis. Bunga yang masuk dalam marga kaktus ini mempunyai ciri fisik dengan daun berwarna hijau, bentuknya pipih, bagian ujung daun ada lekukan-lekukan kecil dan keras. Karena bentuknya yang unik banyak orang yan tertarik untuk membudidaya tanaman ini.

Cara Menanam Bunga Wijaya Kusuma dalam Media Tanam Pot

Hal-hal yang perlu dipersiapkan sebelum menanam bunga wijaya kusuma:

Pembibitan

Pembibitan bunga wijaya kusuma yang pertama kali dilakukan adalah pemisahan. Yaitu memisahkan antara rumput bibit dan rumput akar. Langkah ini dilakukan dengan memisahkan bibit dari tanaman induk dan memilah tanaman indukan yang dapat dijadikan bibit untuk perkembanganbiakan.

Pembibiyan
ilmubudaya.com

Cara mengetahui bibit tanaman indukan yang bagus adalah dapat dilihat dari tumbuh lebatnya tanaman yang bersangkutan. Dapat pula diketahui dari tinggi tanaman dan kesuburannya.

Media Penanaman

Media penanaman
bibitbunga.com

Setelah melakukan proses Pembibitan cara menanam bunga wijaya kusuma berikutnya adalah Media tanam. Untuk media yang harus dipersiapkan yaitu tanah. Untuk menghasilkan bunga wijaya kusuma yang bagus.  Maka yang perlu dipersiapkan adalah tanah, pupuk organik dan humus serta pasir dengan perbandingan (3:1:1:2) di mana keempat bahan tersebut telah telah dicampur secara merata.

Jika menginginkan penanaman bunga wijaya kusuma di dalam pot. Media yang perlu dipersiapkan adalah Pasir, lumut sphagnum, dan batang paku tiang.

Cara Menanam

cara menanam
mahmudahabshor.blogspot.com

Cara menanam bunga wijaya kusuma ini tergolong mudah. Karena masih berasal dari keluarga kaktus, maka caranya masih tergolong mudah. Berikut cara menanamnya:

  • Masukan bibit berkualitas yang telah dipilih ke dalam tanah. Lalu tutup kembali bibit tersebut sampai rata dengan tanah.
  • Menaruh bibit bunga ini dengan kedalaman 5 cm.
  • Lakukan penyiraman dengan menggunakan air bersih. Agar bibit yang ditanam dapat berkembang biak sebagai mana mestinya.

Perawatan

Perawatan
bibitbunga.com

Bunga wijaya kusuma ini dalam pertumbuhannya tidak begitu banyak memerlukan air. Jadi apabila terlalu banyak menyiraminya dengan air, maka bunga ini akan cepat membusuk. Sebaliknya jika kekurangan air pertumbuhannya kurang baik. Mensiasatinya hanya menyiraminya sedikit dengan air. Jika musim hujan tiba media pot dapat dipindahkan dulu ketempat yang lebih teduh agar intensitas airnya ke tanaman tidak begitu banyak.

Penyiraman

Menyiram
jabar.pojoksatu.id

Seperti yang dijelaskan dalam tahap perawatan. Hanya memerlukan dosis yang cukup saja untuk penyiraman bunga wijaya kusuma ini. Karena dalam musim kemarau perlu juga menyiraminya dengan air secara teratur meskipun dengan takaran yang lebih sedikit dari pada bunga lain.

Pemupukan

Pemupukan
mahmudahabshor.blogspot.com

Pemberian pupuk tetap harus diberikan pada tanaman ini. Namun pupuk yang digunakan haruslah organik. Entah itu bahan dasarnya dari binatang maupun dari tumbuhan lain. Dalam pemberian pupuk ini perlu diperhatikan adalah interval waktu pemberian pupuk yaitu 2 minggu sekali. Cara ini bertujuan agar bunga wijaya kusuma dapat tumbuh dalam kondisi terbaik.

Penyiangan

Langkah terakhir Cara menanam bunga wijaya adalah penyiangan. Cara ini dilakukan dalam upaya pencegahan serangan penyakit dan hama terhadap tanaman ini. Cabutlah dan buang yang jauh hama atau gulma yang mengganggu pertumbuhan tanaman. Bila diperlukan dapat disemprotkan Fungisida atau insektisida secara teratur dengan dosis yang tepat dan membersihkan daun atau ranting daun dari daerah yang terjaring penyakit.

Penyiangan
tukangtamankota.com

Demikianlah langkah yang dapat dilakukan jika ingin memelihara bunga wijaya kusuma. Berikutnya akan dipaparkan cara perkembangbiakan bunga wijaya kusuma dalam hal ini adalah budi daya bunganya.

Perkembangbiakan Bunga Wijaya Kusuma Menggunakan Teknik Stek

Tidak hanya dengan cara pembibitan biasa. Cara menanam bunga wijaya kusuma juga dapat dikerjakan dengan cara stek daun. Berikut adalah bahan yang dibutuhkan beserta langkah-langkahnya:

Bahan yang Diperlukan

  • Pisau tajam yang telah disterilkan menggunakan alkohol 95%.
  • Tisu.

Daun yang Dipilih

  • Pilihlah daun yang sehat, segar, dan warnanya hijau terang.
  • Potong daun dengan ukuran 5 cm.
  • Potong daun dengan rata.
  • Perlu diperhatikan agar potongan daun ini benar-benar rata. Bila belum rata diwajibkan untuk melakukan pemotongan kembali.

Pemilihan dan Pemberian Hormon

  • Pemberian hormon dilakukan agar merangsang pertumbuhan akar. Yaitu dengan cara memberikannya pada permukaan daun yang sudah dipotong tadi.
  • Tunggu selama 7-10 hari, lalu letakan daun pada tempat yang tidak terpapar sinar matahari atau tempat yang sedikit teduh.
  • Diamkan kembali, apabila menemukan daun sedikit kering dan kaku itu hal yang wajar dalam proses ini. Karena hal ini tidak membuat daun menjadi busuk.

Pemotongan Daun untuk Dijadikan Bibit

  • Potong daun yang telah didiamkan selama 7-10 hari.
  • Kemudian tanamkan daun pada media tanamnya bisa polybag maupun pot.
  • Gunakan tanah, pupuk organik, humus dan pasir pada perbandingan yang sama seperti pembibitan alami. Yaitu 3:1:1:2

Proses Penanaman

  • Tanam daun yang sudah menjadi bibit pada kedalaman 5 cm saja. Agar tidak roboh, letakan pada media yang tepat. Sisakan sedikit permukaanya dalam penanaman ini.
  • Jika sudah ditanam jangan langsung disiram menggunakan air. Biarkan saja bunga wijaya kusuma ini selama beberapa waktu (1 minggu). Apabila sudah 1 minggu maka dapat melakukan penyiraman pada tanaman ini pada dosis yang sewajarnya saja.

Proses Perawatan

Perawatannya cukup simpel:

  • Lakukan penyiraman secara rutin seminggu sekali.
  • Jika memasuki musim kemarau, tingkatkan frekuensi penyiraman yaitu sekitar 2 kali dalam sehari yaitu pagi dan sore hari.

Memilih Letak Tanaman

  • Letakan tanaman pada media yang dibutuhkan.
  • Bila dibutuhkan buat pelindung berupa bahan plastik bening, agar sinar matahari tidak langsung mengenai bunga ini.

Proses Perawatan Lanjutan

Agar bunga Wijaya kusuma tumbuh cantik. Mulailah memberikan tanaman ini dengan sinar matahari yang cukup. Letakan Tanaman di area yang mempunyai sirkulasi udara yang tergolong baik. Hal ini dilakukan agar perkembangan dan pertumbuhan bunga tanaman ini tidak tertahan.

Jika tanaman ini dalam kondisi terbaik. Maka bunga wijaya kusuma yang dikembangkan dengan teknik stek daun akan mulai berbunga ketika telah memasuki tahun ke dua dan ketiga sejak dimulainya penanaman. Maka diperlukan pengecekan kuncup bunga minimal 6 bulan sekali.

Untuk menaikan interval munculnya bunga. Dapat memberikan pupuk NPK ketika kuncup sudah mulai mekar. Karena dengan cara ini akan memberikan stimulan ekstra agar pertumbuhan tanaman maupun bunga akan lebih cepat .

Demikian cara menanam bunga wijaya kusuma. Baik dengan bibit alami maupun dengan cara buatan yaitu menggunakan stek daun. Semoga bermanfaat . Terimakasih.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Cara Menanam Sawi Hijau agar Subur dan Hasil Melimpah

Cara Menanam Sawi Hijau agar Subur dan Hasil Melimpah

Cara menanam sawi hijau sangat membutukan tenaga yang ekstra untuk perawatannya. Namun tanaman bernama latin Brassica sinensis L ini tidak begitu sulit dalam perawatan . Jika mengetahui dengan baik karakteristik dari tanaman ini. Sawi hijau ini dapat tumbuh di berbagai tempat, baik itu ditataran tinggi mapun di dataran rendah. Sehingga dalam pembudidayaan relatif lebih mudah.

cara menanam sawi hijau

Sawi hijau adalah salah satu jenis sayuran yang sangat disukai oleh masyarakat Indonesia. Selain mudah dijumpai di pasar-pasar maupun warung-warung daerah, sayuran ini juga mempunyai banyak manfaat. Harganya juga murah, yang tentu saja berbagai kalangan dapat mengkonsumsi sayuran ini kapanpun dan di manapun.

Umumnya di Indonesia, Sawi hijau biasa digunakan sebagai pelengkap makanan seperti nasi goreng dan bakso. Namun Sawi hijau juga bisa digunakan sebagai pelengkap menu makan siang.

Maka dari itu, Berikut kandungan gizi yang terdapat pada Sawi hijau:

  • Karbohidrat
  • Protein
  • Lemak
  • Kalori
  • Serat
  • Kalsium
  • Fosfor
  • Zat Besi
  • Vit. A, B1, dan C

Dengan banyaknya kandungan gizi yang terdapat pada sayuran ini. Maka tentu saja banyak manfaat dan kegunaanya. Karena selain untuk perawatan tubuh dan kecantikan, ada manfaat lain yang didapat jika mengkonsumsi sawi hijau secara benar dan teratur.

Berikut beberapa manfaat sawi hijau:

  • Meningkatkan vitalitas pria maupun wanita
  • Melancarkan proses metabolisme tubuh
  • Menyuburkan rambut
  • Mengurangi produksi asam lambung
  • Anti Oksidan tubuh
  • Membantu sistem kerja ginjal
  • Membantu proses detoksifikasi
  • Tubuh jadi bugar
  • Meningkatkan daya tahan tubuh
  • Mengobati radang tenggorokan
  • Mencegah kanker usus

Sebenarnya masih banyak lagi kegunaan dan khasiat dari sawi hijau. Namun bagi yang bosan dengan olahan makanan sawi hijau yang itu-itu saja. Ada beberapa teknik pengolahan sawi hijau yang mudah, praktid dan efisien.

Salah satunya adalah dengan menggunakan sawi hijau sebagai pemanis alami bagi kaldu makanan. Caranya adalah cukup mencelupkan Sawi hijau ke dalam kaldu selama beberapa saat. Maka dalam sekejap rasa kaldu akan menjadi manis alami.

Cara Menanam Sawi Hijau Agar Mendapatkan Hasil Maksimal Waktu Panen

Dengan begitu mudahnya yang didapatkan dari manfaat dan pengolahan sawi hijau. Maka tak heran banyak orang yang ingin membudidayakan sayuran ini. Diperlukan cara menanam sawi hijau yang benar. Sehingga nantinya akan mendapatkan hasil maksimal waktu panen. Berikut cara menanam sawi hijau agar cepat panen:

Pemilihan Benih

Pemilihsn bibit
budayakanmenanam.blogspot.com

Pemilihan benih merupakan langkah terpenting dalam menanam sawi hijau .Karena bagus atau tidaknya hasil yang diperoleh sangat ditentukan dari langkah ini. Untuk itu, berikut langkah pembenihan sawi hijau:

  • Belilah benih sawi hijau yang berkualitas baik.
  • Pastikan benih yang terbungkus rapat dan tidak rusak.
  • Ciri benih berkualitas adalah bentuk bulat kecil, warna coklat kehitaman, agak keras, permukaan licin dan mengkilap.
  • Adapun takaran berat benih untuk 1 hektar lahan tanam adalah 750 gr. Namun jika menanam di pekarangan rumah maka cukup 2 sendok makan benih biji sawi yang dibutuhkan.
  • Jika benih yang digunakan dari hasil panen. Maka tanaman yang diambil bijinya berumur sekurang-kurangnya 70 hari. Dan tempat penyimpanan sawi hijau yang akan dijadikan benih harus dipisah dari tanaman lainnya.

Proses Penyemaian

proses penyemaian
ekurlowa.blogspot.com

Proses Penyemaian Sawi hijau dapat dilakukan dalam beberapa tahap, yaitu:

  • Penempatan Bibit. Tempat bibit dibuat denga ukuran 1,5 x 1,4 x 1 meter dari bahan bambu. Atapnya dibuat menggunakan plastik. Sedangkan bedengan pembibitan dibuat pada lahan seluas 120 cm
  • Penyemaian Bibit. Sebar 2 kg pupuk kandang dicampur dengan 7,5 gr KCL, 2 gr urea dan 10 gr TSP. Campurkan di atas tanah bedengan. Perlu diperhatikan penaburan pupuk dilakukan 2 minggu sebelum benih sawi ditaburkan. Taburkan bibit sawi hijau, kemudian tutup dengan tanah atau kompos halus dengan tebal 1 sampai 2 cm.
  • Transplanting benih. Transplanting adalah proses pengisian panel penyemaian pada media semai sampai terisi penuh, setelah itu bisa dibasahi menggunakan air. Langkah ini dilakukan jika benih sudah memiliki 2-3 helai daun. Hanya 1 benih sawi dimasukan dalam 1 lubang tanaman. Kemudian simpan panel semai dalam tempat bibit hingga 23-29 hari.

Pengolahan Lahan Tanaman

Persiapan Lahan
mynewblogpetanicantik.blogspot.com

Benih Sawi hijau yang sudah bertunas. Biarkan selama 10 hari. Dalam kurun waktu 10 hari itu, bisa persiapkan untuk memilih lahan yang baik untuk proses pemindahan. Berikut cara mengolah lahan yang tepat yaitu:

  • Lakukanlah penggemburan tanah dengan membuat bendengan mengunakakan cangkul. Hal ini dilakukan untuk memperbaiki struktur tanah, juga sirkulasi udara dan menambah kesuburan tanah. Bersihkan pula tanah yang akan digemburkan dari rumput liar atau gulma.
  • Cangkul tanah sedalam 20-40 cm. Setelah itu campurkan pupuk organik ke dalam tanah. Untuk memperbaiki fisik tanah serta kandungan manfaat baik yang ada di dalamnya.
  • Catatan penting. Pemilihan lahan sawi hijau berbeda degan pemiihan lahan untuk proses penyemaian. Yaitu pilihlah lahan terbuka tanpa ada halangan pohon besar yang menaungi. Karena tanaman Sawi hijau siap tanam memerlukan paparan sinar matahari yang banyak.

Langkah Penanaman

Menanam
mynewblogpetanicantik.blogspot.com

Proses penanama merupakan proses peletakan benih tanaman sawi hijau ke dalam lahan pertanian. Hasil bibit penyemaian kemudian ditanam di atas tanah bedengan. Berikan jarak antar tanaman kurang lebih 30 cm.

Proses Perawatan

proses perawatan
mynewblogpetanicantik.blogspot.com

Proses perawatan sawi hijau bisa dibilang lebih sulit. Karena sayur ini memang lebih cocok untuk lahan pertanian. Namun berikut ada langkah-langkah tepat untuk mempermudah dalam perawatannya:

  • Ketika memasuki musim kemarau, pastikan kondisi sawi hijau tetap dalam keadaan sejuk.
  • Hindari sawi hijau terkena paparan sinar matahari full selama 8 jam. Karena menggangu proses pertumbuhan dan fotositesis.
  • Apabila musim hujan tidak perlu menyiram tanaman secara manual.
  • Perhatikan kondisi tanah terhadap curah hujan yang ada.

Proses Penyiraman

proses penyiraman
kompasiana.com

Cara menanam sawi hijau selanjutnya adalah menyiram tanaman secara teratur. Pastikan kondisi tanah lembab merata dengan melakukan penyiraman ringan. Dapat pula meyiram tanaman sawi hijau dengan dicampur dengan air pupuk organik ataupun cucian beras. Untuk meningkatkan kadar zat baik pada tanah. Cara berikutnya adalah sirami sawi hijau 2 kali setiap pagi dan sore hari secara rutin.

Proses Penjarangan

proses penjarangan
tipspetani.com

Proses penjarangan dilakukan agar nantinya mempermudah proses pemanenan. Penjarangan dilakukan agar Sawi hijau mempunyai tingkat kesuburan yang sama. Cara melakukan penjarangan adalah mencabut tanaman yang tumbuh terlalu rapat dengan tanaman yang lain. Penjarangan sendiri dilakukan setelah 14-18 hari setelah penanaman.

Proses Penyulaman

proses penyulaman
dwisangpetani.com

Adalah beberapa langkah yang harus diperhatikan dalam proses penyulaman yaitu:

  • Untuk tanaman sawi yang telah ditanam. Jika menemukan tanaman yang rusak disebabkan oleh penyakit, hama atau layu begitu saja. Maka bisa langsung dipisahkan dari tanaman lain agar tidak menular.
  • Dalam mencabut tanaman yang rusak tersebut harus hati-hati jangan sampai merusak tanaman yang lain.
  • Ambil bibit tanaman sawi hijau yang baru, untuk ditanam di tempat sawi hijau yang sudah tercabut tadi.
  • Lakukanlah proses penyulaman 2-4 kali sebelum masa tanam tiba.

Penyiangan

proses penyiangan
ptnasa.net

Cara menanam sawi hijau selanjutnya adalah proses penyiangan. Proses ini bertujuan agar Sawi hijau memperoleh nutrisi secara maksimal. Langkah-langkah nya adalah:

  • Harap perhatikan tanah yang ada disekitar tanaman sawi hijau.
  • Jika terdapat hama rumput/ gulma atau tanaman liar. Maka cabutlah dan buang ke tempat yang jauh.
  • Sambil melakukan penyiangan, dapat pula melakukan pengemburan tanah di sekitar tanaman untuk mmepermudah tanaman dalam penyerapan nutrisi pupuk.
  • Lakukan proses ini 2-4 kali selama masa tanam

Proses Pemupukan

pemupukan
ekurlowa.blogspot.com

Selama melakukan proses pemeliharaan untuk sawi hijau. Maka langkah selanjutnya adalah pemupukan yang harus dilakukan secara rutin. Caranya adalah:

  • Sesudah tiga minggu pada masa tanam, berikan pupup kandang ataupun urea.
  • Untuk pemupukan menggunakan urea. Yaitu larutkan urea sebanyak 1 sendok teh ke dalam 25 liter air.
  • Kemudian siramkan di atas tanaman sawi hijau pada pagi dan sore hari.

Penanggulangan Hama

Hama
newkelompoksatu.blogspot.com

Ada beberapa peyakit dan hama yang sering menyerang sawi hijau. Diantaranya adalah penyakit tanaman busuk akar, penyakit kuning pada daun dan hama-hama seperti ulat daun, kutu, kumbang dan belalang. Untuk menanggulanginya yaitu seperti langkah di atas melakukan penyulaman. Namun jika tanaman sawi hijau sudah dalam keadaan parah, bisa menyemprotkan pestisida selama 2 mingguan sebelum panen.

Proses Pemanenan

Panen
caratanam.com

Pemanenan tanaman sawi dapat dilakukan saat sawi hijau pada usia 50-80 hari usai penanam benih. Untuk pelaksanaannya bisa dengan memotong pangkal batang, mencabutnya sampai akar, atau dengan memotong daunnya saja. Namun berikut tips memanen sawi hijau agar hasil yang didapat terjaga kesegarannya:

  • Bawa sesegera mungkin hasil panen ke tempat yang teduh agar tidak cepat layu.
  • Bersihkanlah sawi dari tanah yang melekat. Untuk menghambat proses oksidasi potong akar setelah dicabut dari tanah.
  • Agar terjaga kesegarannya potonglah bagian daun yang terlihat jelek.
  • Pisahkan sawi hiau yang baik dengan sawi yang kualitasnya jelek.
  • Untuk peyimpanan simpanlah sawi pada posisi berdir dan beri sedikit percikan air agar tetap segar.
  • Untuk Proses memanen sebaiknya dilakukan sebelum musim hujan. Tujuannya adalah untuk mencegah pembusukan yang terlalu cepat.

Demikian cara menanam sawi hijau dengan benar. Bagaimana cukup mudah bukan? Hanya tinggal mengaplikasikannya dengan benar maka hasilnya pun akan memuaskan. Selamat Mencoba.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Cara Menanam Sirih Merah dengan Baik

Cara Menanam Sirih Merah dengan Baik

Cara menanam sirih merah adalah sebuah hal yang tidak sulit atau merepotkan untuk dilakukan. Ada Beberapa langkah yang biasa dilakukan cara menanam sirih merah. Yaitu teknik stek, teknik merunduk, dan teknik stek air. Tapi menanam sirih jenis ini perlu ketekunan dalam perawatannya. Karena selain mayotitas orang indonesia yang sudah familiar menanam tanaman jenis ini, tanaman ini kaya manfaat dan sering dijadikan obat.

cara menanam sirih merah
hijaupedia.com

Sirih merah dipercaya mampu mengobati penyakit diabetes, radang tenggorokan, melancarkan haid dan keputihan bagi wanita serta menghilangkan bau mulut . Maka tak mengherankan jika tanaman ini banyak ditanam di pekarangan rumah. Yaitu sebagai obat alami sekaligus sebagai tanam hias bagi masyarakat yang suka akan seni tanaman hias.

Untuk lebih jelasnya sebelum mengetahui cara menanam sirih merah denga benar. Maka dapat mempelajari dahulu ciri-ciri dan habitat awal tanaman ini agar nanti bisa tumbuh kuat dan sehat.

Sirih merah adalah termasuk tanaman yang cara hidupnya dengan cara merambat. Tanaman ini juga menyukai tempat yang tidak terkena sinar matahari penuh selama 1 hari (tempat yang teduh). Karena sifatnya yang merambat, maka tidak asing jika tanaman ini merambat pada pohon yang lebih besar. Sehingga sirih merah ternaungi tanaman tersebut. Daun tanaman ini akan tumbuh melebar dan batangnya nampak berisi karena habitat aslinya memang ditempat yang teduh.

Cara Menanam Sirih Merah dengan Memperbanyak Daunnya

Cara menanam sirih merah dan budidayanya bisa melalui pembibitan dan perkembangbiakan. Adapun seperti pembahasan sebelumnya teknik yang biasa dilakukan adalah teknik stek dan runduk batang. Untuk perkembangbiakan dengan teknik runduk batang, dapat dilakukan jika tanaman ini sudah mulai menjalar atau sudah berkembang pesat.

Hama utama sirih merah adalah tipe hewan yang memakan dedaunannya seperti semut, bekicot kecil dan keong. Namun jika nanti daun yang terkena hama ini akan diberi obat hendaknya jangan menggunakan pestisida terlebih dahulu dalam menghalau seranganya. Karena cara tersebut nanti akan mengganggu kinerja maksimal daun.

Berikut Cara menanam Sirih Merah menggunakan 3 teknik yang biasa dilakukan:

Teknik Stek

Teknik Stek

Cara menanam sirih merah menggunakan teknik stek merupakan  teknik termudah bagi pemula. Untuk itu langkah-langkah yang perlu diperhatikan adalah:

  • Persiapkan media tanam seperti pasir, tanah, dan kompos dengan perbandingan 1:1
  • Tanah yang sudah tercampur dengan kompos tadi lalu masukan ke dalam Polybag. Ukuran polybag adalah yang berdiameter 10 cm dengan syarat bagian bawah polybag sudah dilubangi.
  • Pilihlah batang tanaman yang sudah tua.
  • Potong 2 ruas batang sirih merah, piihlah batang yang sudah mempunyai 2 sampai 3 lembar daun
  • Rendamlah potongan batang tadi sekitar 15 menit di dalam air.
  • Kemudian masukan stek ke dalam media polybag yang telah disediakan.
  • Langkah selanjutnya adalah meletakan hasil stek ditempat yang teduh. Sinar matahari kira-kira 60 % saja.
  • Jagalah kebutuhan air agar tetap tercukupi dengan rutin menyiraminya.

Teknik Merunduk

Teknik merunduk
agrodevilx7.blogspot.com

Cara menanam sirih merah menggunakan teknik ini hampir sama dengan teknik stek yaitu:

  • Pemotongan batangnya dilakukan setelah akar dari batang yang dirundukan sudah mulai tumbuh.
  • Pilihlah Sulur yang berukuran panjang.
  • aturlah agar sulur dapat merunduk dan menempel pada media tanam.
  • Setelah sulur pada media mulai tumbuh akar. Maka sulur tersebut sudah bisa dipotong.
  • Pindahkan sulur pada pot/ polybag.

Teknik Stek Air

Teknik Stek Air

Untuk Stek air berbeda dengan teknik penanaman yang lain. Batang yang dipotong adalah yang sudah tua dan sehat. caranya adalah:

  • Setelah batang dipotong rendam dalam air. Perhatikan daun daun sirih tidak ikut direndam.
  • Proses perendaman berlangsung selama 4-7 hari.
  • Setelah tumbuh akar. Batang sirih hitam dapat dipindahkan ke media tanam yang sudah disiapkan.

Proses Memanen Daun Sirih Merah

Daun sirih merah yang siap dipanen adalah untuk tanamannya yang sudah berumur 4 bulan. Pada umur tersebut 1 tanaman sirih merah mempunyai 16 sampai 20 daun. Pada umur ini, daun juga berukuran lebar dengan panjang 15 sampai 20 cm. Namun sebenarnya daun yang siap panen berumur 1 bulanan. Dengan ciri-ciri daun bersih dan warna mengkilap. Jika Ingin memanen pada daun yang berumur sedang, hasil yang dihasilkan adalah dau yang berkualitas. Karena mengandung zat yang kadar aktifnya tinggi.

Ciri-ciri daun sirih merah yang baik adalah bila dipegang terasa tebal dan kaku. Untuk aroma daunnya berbau tajam dan rasanya pahit. Bila kondisi tanaman baik maka proses memanen dapat dilakukan seminggu sekali. Perlu diperhatikan untuk menghindari pemetikan daun yang terkena cipratan tanah saat musim penghujan. Karena kualitas daun tidak begitu bagus dan warnanya bisa pudar.

Perlakuan Daun Sirih Merah Pasca pemanenan

Pasca Panen daun dapat disortir dengan memenuhi mutu seperti: daun bersih, tidak layu, tebal, segar dan mengkilap. Dapat dibuang untuk daun dalam kondisi cacat dan kusam. Daun dapat direndam menggunakan air bersih dingin selama15-30 menit untuk menghilangkan kotoran debu yang menempel. Bilas dengan air bersih dan tiriskan daun pada tempat yang baik.

Selanjutnya daun sirih merah diranjang/ diiris. Lebar irisan sekitar 1 cm, daun bisa dikeringkan di atas nampan atau tampah beralaskan kertas dalam kurun waktu 60 menit. Hasil rajangan daun yang telah kering ditutup menggunkan kain agar steril dan terhindar dari debu, serangga atau tertiup angin.

Masukan daun yang kering ke plastik tebal transparan. Berikan Silica Gel untuk mengurangi kadar air. Segel rapat kantong plastik, beri expired waktu daun mulai kering. Simpanlan daun ditempat yang bersih dan tidak lembab. Maka kualitas sirih merah dapat bertahan selama setahu.

Cara mengkonsumi daun kering sirih merah adalah ambil rajangan sirih merah sebanyak 3-4 lembar. rebuslah hingga mendidih dalam panci. Saring air rebusan dalam gelas. Konsumsilah saat air sihir merah dalam keadaan hangat atau dingin.

Hal-Hal yang Perlu diperhatikan saat Sirih Merah Menjadi Usaha Tanaman Hias

Informasi sebelumnya tentang cara menanam sirih merah sebagai obat. Namun sebenarnya tanaman ini juga juga dapat dijadikan hiasan di depan halaman rumah. Beberapa hal penting yang dapat dijadikan acuan agar proses penanaman dan usaha sirih merah sebagai hiasan menjadi sukses:

Kenali Habitat dan Daur Hidup Tanaman

Pada dasarnya tanaman ini bisa ditanam pada pot gantung. Namun perlu diperhatikan pula untuk prosentase Sinar matahari yang mengena. Usahakan sinar matahari yang terpapar adalah sebesar 65 % saja.

Memilih Media Tanam Seperti Pot dan Polybag yang Sesuai

Kebanyakan pot yang dipilh adalah yang berbahan dasar plastik karena enteng, mudah dipindahkan dan praktis. Namun Pot berbahan dasar tanah liat lebih baik dalam hal melindungi kelembapan tanah.

Memilih Tali Gantung jika Sirih Merah Dibuat Sebagai Tanaman Hias

Tidaklah sulit untuk mencari tali pot gantung karena sudah tersedia di pasar dan toko bunga. Pilihlah tali kuat yang kuat menahan berat tanaman hias. Jangan menggantung pot menggunakan tali atau kawat yang dibuat sendiri bila dipandang kurang menarik. Lagi pula kawat buatan sendiri belum tentu sanggup menopang berat Sirih Merah hias. Jika memaksakan bisa merugikan diri-sendiri.

Penyiraman yang Tepat

Sirih merah hias seringkali dikira merepotkan karena selalu meneteskan air sesudah disiram. Maka untuk mensiasatinya tentukan pot yang memiliki penadah di bawahnya. Setelah itu siramlah tanaman hias Sirih Merah perlahan-lahan memakai selang atau alat semprot.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Cara Menanam Sayuran Organik bagi Pemula di Pekarangan Rumah

Cara Menanam Sayuran Organik bagi Pemula di Pekarangan Rumah

Cara menanam sayuran organik adalah pekerjaan yang sangat menyenangkan apalagi kalau dilakukan oleh pemula karena pada kondisi ini para pemula yang sedang belajar berkebun memiliki semangat yang luar biasa sehingga sangat disayangkan jika berhenti ditengah jalan. Membuat kebun sayuran di pekarangan rumah tidaklah sulit. Hanya membutuhkan beberapa tips agar tidak salah langkah dan tanaman dapat cepat untuk dipanen.

sayuran organik
maxmanroe.com

Perlu digaris bawahi bahwa sayuran organik ini adalah sayur sehat yang memberikan banyak manfaaat. Karena kebanyakan orang selalu menggunakan sayuran untuk diolah menjadi makanan atau bahan makanan selalu terpapar bahan-bahan kimia. Maka mencoba menerapkan cara menanam sayuran organik ini merupakan terobosan yang pas. Jika membutuhkan sayuran sehat non kimia dan juga bisa dipraktekan di pekarangan/ kebun milik sendiri.

Media penanaman selain dapat ditanam di kebun juga dapat ditanam di polybag, pot, atau wadah bekas plastik mineral atau lainnya. Karena menggunakan media pot dan sejenisnya akan mudah diletakkan di tempat yang sempit tanpa harus perlu lahan yang luas. Manfaat dari tanaman ini juga dapat digunakan untuk keperluan pribadi sebagai bumbu dapur atau obat herbal. Bisa juga sebagai tambahan income untuk dijual kembali, sehingga setidaknya kebutuhan dapur dapat ditekan sedemikian rupa.

Cara Menanam Sayuran Organik (Pemula)

Bagi pemula ada beberapa tutorial menamam sayuran organik yang harus diperhatikan untuk memulai kegiatan ini, yaitu

Persiapan Tempat yang Cukup Terpapar Sinar Matahari

tanah cukup terkena cahaya
urbanhidroponik.com

Persiapan awal menanam sayuran organik adalah dengan mencari tempat yang memperoleh sinar matahari selama 8 jam penuh dalam sehari. Hal itu dikarenakan sebagian besar sayuran organik lebih suka tumbuh pada tempat yang terkena cahaya matahari. Sehingga proses fotosintesis tanaman tersebut menjadi sempurna, maka tingkat keberhasilan dalam berkebun pun menjadi terealisasikan.

Persiapkan Lahan Berkebun Berukuran Sedang

Lahan dengan ukuran 50 kaki persegi sudah cukup untuk memulai berkebun. Namun bisa juga dengan ukuran 100 kaki persegi. Yang penting adalah jangan berkebun dengan tanah yang lebih luas. Bisa jadi nanti kualahan dalam mengurus dan merawat tanaman itu. Maka dari itu mulailah dari yang terkecil, sedikit demi sedikit sesuai dengan kemampuan.

lahan sayuran organik
www.korantani.xyz

Pemilihan Tanah yang Subur

cara menanam sayuran organik
farming.id

Cara menanam sayuran organik berikutnya adalah pemilihan tanah yang subur.  Bagi pemula sangat penting untuk memilih tanah dengan kualitas yang baik. Seimbangkan takaran pupuk kompos dengan kualitas tanah dan ketebalannya. Penyiraman air pada tanah juga usahakan pada kadar secukupnya saja.

Pemberian Pupuk

Perlu pengamatan yang baik dalam pemberian pupuk jangan sampai melebihi kadar yang ditakarkan. Pada saat tahap penanaman pupuk kompos dan cair sangat membantu untuk proses pertumbuhan. Jika diperlukan tambahkan juga pupuk mineral dan ikan . Karena tujuan pemberian pupuk adalah pemberian nutrisi pada sayuran organik pada skala spektrum yang luas.

Untuk bahan pemupukan yang lain dapat mencampurnya dengan Inokulan microba seperti teh kompos dan sumber gula seperti molase. Hal itu dilakukan karena microba baik dapat memberikan nutrisi penting bagi tanah. Sedangkan pemberian Sumber gula bermanfaat bagi microba untuk pemberian makanan.

pupuk organik
pioneer.com

Uraian di atas adalah  cara menanam sayuran organik pada tahap persiapan lahan dan pemilihan pupuk yang baik untuk tanaman. Berikutnya adalah pejelasan cara menanam sayuran organik di pekarangan rumah sendiri.

Adapun tujuan sebenarnya dari menanam sayuran organik ini adalah untuk mendapatkan jenis sayuran yang sehat dan mengandung  manfaat yang banyak. Karena sebagian besar orang mendapatkan sayuran yang selalu terkena bahan kimia seperti pupuk dan obat pestisida dan yang lainnya. Untuk itu cobalah mempraktekan cara menanam sayuran organik di pekarangan rumah ini. Siapa tahu dengan lahan sendiri dapat bermanfaat bagi ladang sayur yang akan ditanami.

Berikut persiapan yang harus dijalankan:

Persiapan Tanah

Ada beberapa tanaman yang dapat bertahan dalam kondisi tanah yang buruk. Namun kebanyakan dari mereka akan tumbuh dengan baik dan lebih produktif pada tanah kebun yang banyak mengamdung bahan-bahan organik

Oleh sebab itu, luangkan waktu untuk membuat pupuk kompos sendiri. Bisa dengan sisa-sisa sampah organik yang bisa diolah menjadi pupuk organik buatan sendiri. Sebaiknya hal ini dilakukan pada tahap sebelum proses penanaman.

Pemilihan Tanaman yang Tepat Sesuai dengan Kondisi

Sebelum proses penanaman, lakukanlah riset untuk mengetahui jenis sayuran yang paling mungkin dapat tumbuh  subur pada kondisi cuaca saat itu. Karena paparan sinar matahari dan rintikan curah hujan sangat mempengaruhi perjalanan proses tanaman selanjutnya.

Carilah informasi dari petani lokal, staf tukang kebun atau yang lainnya mengenai tanaman yang memungkinkan bila ditanam akan tumbuh baik. Karena tanaman yang sesuai nantinya hanya akan membutuhkan sedikit perawatan seperti penyiramana air, peremajaan, dan pemupukan selama saat musim tanam. Jadi, meluangkan waktu untuk pemilihan sayuran yang akan ditanam adalah cara yang bijak untuk mendapatkan hasil yang baik nantinya.

Bantuan Tanaman lain Sebagai Alat Penyerbukan

Cara menanam sayuran organik berikutnya adalah dengan bantuan penyerbukan dari Tanaman bunga lain. Hal ini dilakukan guna mendorong serangga berupa lebah dan penyerbuk lain untuk mendatangi pekarangan untuk membantu proses penyerbukan. Karena penyerbukan adalah  keberhasilan utama dalam berkebun di pekarangan sendiri.

Membuat Pupuk/ Kompos Organik dan Plastik Mulsa secara Mandiri

Menyediakan bahan-bahan organik dalam persiapan cara menanam sayuran organik adalah salah satu hal terbaik yang dapat dilakukan. Salah satunya adalah dengan membuat pupuk kompos sendiri yang berguna untuk membantu tanah mempertahankan kelembapan. Menyediakan sumber-sumber nutrisi bagi tanaman dan cacing serta mikroba untuk membantu pengggemburan dan memperbaiki tekstur tanah.

Begitu mudah membuat pupuk kompos di kebun sendiri. Yaitu dengan cara mencampur dan menumpuk campuran daun dan kliping kebun. Potongan rumput dan sampah rumah tangga yang lainnya. Seperti bubuk kopi dan cangkang telur dalam satu tempat dan tunggu beberapa hari.

Cari Bibit Terbaik

Sangat penting untuk mencari bibit yang mempunyai reputasi baik. Karena dengan membeli bibit/ benih organik yang bersertifikat. Maka bisa dipastikan tanaman pemula ini dibuat tanpa menggunakan bahan kimia atau pestisida. Dewasa ini banyak pembibitan dan katalog benih yang sudah bersertifikat. Banyak juga pasar petani lokal yang dapat dijadikan referensi untuk dapat dijadikan tanaman pemula untuk kebun sayur yang akan dikerjakan.

Faktor Angin dan Air

Faktor yang harus diperhatikan dalam cara menanam sayuran organik berikutnya adalah. Jika pekarangan atau kebun berada pada daerah yang memiliki intensitas angin kencang yang tinggi. Maka pertimbangkan untuk membuat pagar tanaman, dinding atau struktur lain yang berada di dekat tanaman. Hal ini dilakuka untuk mengurangi efek kerusakan akibat angin kencang. Jika tidak buatlah semisal penahan angin seperti memasang teralis kuat didekatnya untuk mengoptimalkan tujuan ini.

Buat juga irigasi yang aman dan nyaman untuk tanaman sayur organik tersebut. Tidak Perlu memakai selang panjang atau menyeret alat penyemprot untuk mengaliri air. Gunakan alat sederhana seperti penyangga kaleng yang berisi air untuk proses penyiraman air.

Jenis Tanaman Langka untuk Ditanam

Pemilihan tanaman langka yang dapat dijadikan varietas adalah sayuran Heirloom. Yaitu varietas kuno yang sudah ada sebelum varietas hibrida yang ada pada masa ini. Banyak keunggulan yang didapat. Diantaranya lebih tahan lama dan tahan terhadap serangan penyakit. Rasa lebih luar enak, lebih banyak nutrisi. dan bagusnya lagi harganya lebih murah. Manfaat lain yang diperoleh adalah varietas jenis ini. Jika dijadikan benih akan dapat disimpan untuk ditanam pada tahun yang akan datang. Tentu manfaat ini tidak diperoleh oleh varietas hibrida.

Tanaman Pendamping

Sudah hukum alam, kombinasi tumbuhan tertentu akan bekerja dengan sangat baik jika tumbuh berdampingan (Simbiosis Mutualisme). Menanam tanaman yang sesuai , herba, atau sayuran lain dengan sayuran berbeda. Bisa membantu menambah hasil, mencegah hama serangga, meminimalisir penyakit, bahkan dapat meningatkan cita rasa sayuran organik.

Tempat Penanaman yang Ditinggikan

Cara terbaik untuk menyediakan tanah organik bagi sayuran yang akan diolah adalah dengan membangun bedengan. Manfaat membangun bedengan adalah agar dapat memperpanjang musim tanam secara signifikan. Tanah yang ditiggikan dari permukaan yang normal akan menjadi lebih hangat pada awal hari. Sehingga berdampak baik bagi pemberian nutrisi tanah untuk sayur organik yang ditanam.

Teknik Berkebun Vertikal

Menggunakan teknik berkebun vertikal adalah jika kebun yang akan digunakan mempunyai cakupan area yang kecil. Maka penggunaan teralis, kandang, dan tali  dapat dijadikan sebagai sarana melatih sayuran organik tertentu agar tumbuh. Sehingga ruang lahan kosong yang lain dapat dimanfaatkan untuk menanam sayuran dari jenis yang berbeda.

Keuntungan lain dari teknik berkebun vertikal adalah meningkatkan sirkulasi udara. Sehingga mampu mencegah penyebaran hama jamur dan hama lainnya dengan menjaga danau sayuran dari tanah.

Merotasi Tanaman dari Tahun ke Tahun

Merotasi tanaman adalah teknik umum yang sudah biasa dilakukan oleh petani. Karena langkah ini dapat membantu petani mengurangi masalah hama dan penyakit tanaman serta mengindarkan tanah dari menipisnya pasokan nutrisi tertentu. Sehingga dapat dijadikan langkah yang baik untuk mepraktekan prinsip yang sama ini dalam penanaman sayuran organik di pekarangan rumah sendiri.

Demikan tutorial menanam sayuran organik. Pada awal penanaman mungkin pada yang belum berpengalaman akan merasa sulit untuk dipraktekan. Namun bagi mereka yang sudah melakukannya sendiri akan merasa asyik. Dan tentunya akan terus mengembangkan teknik menanamnya dan akan mempelajari kekurangan dalam budidaya menanam sayuran organik ini.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Cara Menanam Bawang Merah di Rumah dengan Mudah dan Murah

Cara Menanam Bawang Merah di Rumah dengan Mudah dan Murah

Cara menanam bawang merah di rumah yang bisa melalui media polybag sebenarnya tidak jauh berbeda dengan menanam di lahan perkebunan. Cuma menggunakan media polybag lebih mudah perawatannya karena bisa dipindah tempatkan sesuai dengan kebutuhan.

cara menanam bawang merah di rumah
jendelasarjana.com

Sebelum melangkah ke cara menanam bawang merah di rumah/polybag, tidak salahnya kalau kita mengetahui profil dari tanaman ini. Bawang merah bernama latin Allium cepa, sedangkan orang jawa menamai tanaman ini dengan sebutan “Brambang”. Tanaman ini berasal dari kawasan Asia Tenggara (termasuk Indonesia) dan meyebar ke kawasan Asia lainnya. Akar tanaman ini berbentuk serabut dengan kedalaman 15-30 cm , sehingga bentuknya bercabang dan memecar.

Bagian batang tanaman ini disebut diskus. Mempunyai bentuk mirip cakram tipis berukuran pendek yang berguna sebagai tempat melekatnya mata tunas dan juga akar. Buah bawang merah bentukya bulat dengan ujung pangkalnya yang tumpul dan terbungkus oleh biji berjumlah 2-3 butir saja. Dengan ciri-ciri di atas wajar kalau bawang merah dapat tumbuh di daerah dataran rendah. Sangat cocok hidup di negara yang beriklim tropis seperti Indonesia.

Manfaat Bawang Merah untuk Kulit dan Tubuh

manfaat bawang merah
disiniaja-bro.blogspot.com

Tanaman kaya akan manfaat ini mempunyai fungsi yang amat baik bagi tubuh manusia. Diantaranya dapat menghambat perkembangan sel-sel tumor maupun kanker, menyembuhkan luka di tenggorokan, anemia, batuk dan lain sebagainya. Banyaknya manfaat yang didapatkan karena sifat dari bawang merah yaitu inflamasi, tolbutomit, dan senyawa lainnya. Bawang merah sebagai mediator anti radang dalam sistem kekebalan tubuh manusia. Sehingga melindungi sel dan jaringan tubuh dari penyebaran infeksi.

Cara Menanam Bawang Merah di Rumah Lewat Media Polybag

Cara menanam bawah merah polybag adalah cara kreatif bagi orang yang mempunyai lahan sempit. Tapi punya semangat juang untuk membudidayakan tanaman bawang merah. Karena dengan modal yang tidak terlalu mahal dan memanfaatkan polybag. Maka kita sudah mendapatkan manfaat dan keutungan yang banyak selama kita kontinyu dalam merawat tanaman ini

polybag
belajarberkebun.com

Namun sebelum kita memulai cara menanam bawang merah di rumah menggunakan media polybag. Tidak salahnya untuk memperhatikan cara mengolah tanah dengan baik. Pertama adalah menggemburkan tanah, yaitu menggunakan alat cangkul untuk lahan yang ukurannya sedang. Namun jika menggunakan media polybag. Tanah yang sudah digemburkan tadi dipindahkan ke dalam polybag dengan ukuran dua cetok tanah. Sedangakn satu cetok ukuran untuk pupuk kompos, atau ukuran bisa disesuaikan dari besar kecilnya polybag yang akan digunakan. Kemudian tanah yang sudah siap tadi disiram air secukupnya.

Setelah tahap persiapan tanah selesai dapat dilanjutkan untuk cara menanam bawang merah dirumah selanjutnya. Sebetulnya sama dengan menanam  tanaman yang lain, ada tahapan yang harus dilampaui dalam menanam bawang merah. Ada keuntungan yang akan didapatkan, namun disamping keuntungan cara menanam bawang merah di  rumah, ada hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Yaitu menghindari tanaman bawang merah dari curah hujan dengan intensitas tinggi, karena jika tidak akan berdampak buruk bagi tanaman .

Maka dari itu, berikut tahapan yang harus dijalankan dalam menanam bawang merah di polybag:

Pemilihan Bibit yang Berkualitas

Kualitas bibit bawang merah yang baik adalah yang sudah disimpan selama kurang lebih 2-3 bulan. Kemudian bibit itu berasal dari hasil panen pada usia 70-90 hari. Di mana perlu membuat bibit bawang/ merah yang berkualitas yaitu bibit sudah mulai terlihat bakal tunasnya. Sehingga baik dalam pertumbuhannya, siap untuk ditanam dan hasil yang didapat juga berkualitas.

pembibitan
kabartani.com

Cara menanam bawang merah yang baik adalah dengan memilih bakal tunas yang berasal dari tanaman yang sehat. Umbi terlihat cerah, tidak kisut, segar, dan tidak terapat bintik hitam yang disebabkan oleh jamur. Jangan menggunakan buah yang berukuran kecil. Karena bibit dari buah yang kecil membuat tumbuhnya tanaman kurang stabil dan hasilnya pun kurang memuaskan. Umbi bakal bibit juga harus berukuran seragam, tidak terdapat luka bekas pisau atau robek pada kulitnya.

Persiapan Media Tanam

Cara menanam bawang merah di rumah harus mempersiapkan media tanam dengan baik. Jangan memilih tanah yang mampu menghimpun kadar air yang banyak seperti tanah liat. Jadi, pilih tanah berpasir yang mempunyai drainase yang baik. Adapun cara pencampurannya adalah tanah, arang sekam, dan pupuk kandang dicampur dengan perbandingan 1:1:1

menyiapkan polybag
jualo.com

Siapkan polybag dengan ukuran 20-30 cm, masukan semua campuran tadi didalamnya. Aduk-aduk lalu tekanlah dengan menggunakan tanah, jangan terlalu padat. Kemudian siapkan plastik berukuran sedang tutup bagian menggunakan plastik, namun jangan terlalu rapat dan diamkan selama 2 hari , agar media tersebut tercampur dengan sempurna.

Proses Penanaman dan Proses Pemupukan

Sebelum melakukan proses penanaman, pada bagian ujung umbi dipotong berukuran sekitar 1/3 – 1/4 bagian dari panjang umbi seluruhnya. Lalu buanglah kulit luar bibit yang sudah mengering. Tujuan dari pemotongan ini adalah agar umbi dapat tumbuh secara merata. Merangsang tumbuhnya tunas dan tumbuhnya umbi samping, mencegah terjadinya pembusukan serta mendorong terbentukya anakan.

Cara menanam bawang merah di rumah atau polybag. Yaitu dengan menggunakan 3 umbi bibit bawang merah per pot diatur jaraknya sekitar 10 cm antar umbi. Umbi ditanamkan ke dalam pot sampai terlihat leher umbinya saja.

pemupukan
sajadah.com

Langkah selanjutnya adalah proses pemumukan. Pupuk diberikan setelah usia tanaman 3-4 minggu. Adapun pupuk yang digunakan adalah pupuk kompos atau pupuk kandang sejumlah satu kepal tangan orang dewasa setiap pot. Caranya adalah dengan menaburkan ke sekeliling tanaman. Jika ingin menggunakan pupuk non organik. Bisa menggunakan pupuk ZA sejumlah 5 gram setiap pot saat umur tanaman berusia 3-6 minggu. Bisa juga diberikan pada kurun waktu 3 minggu sekali.

Proses Perawatan dan Pemeliharaan Tanaman

Sebenarnya cukup mudah dalam pemeliharaan tanaman bawang merah. Hanya perlu melakukan penyiraman 2 kali sehari yaitu pada waktu pagi dan sore hari. Penting untuk menghidari tanaman dari genangan air yang berlebihan karena dapat menyebabkan kebusukan. Selanjutnya adalah memastikan drainase pada pot dalam kondisi baik untuk mengalirkan air agar terhindar dari genangan air.

merawat polybag
bengawanpost.com

Tanaman dapat dipindahkan ke tempat yang lebih teduh saat musim penghujan tiba. Karena bawang merah akan sangat lemah jika terlalu banyak tersira air. Jika tanaman sudah berusia 2 bulan, dapat dikuramgi untuk waktu penyiranaman. Yaitu hanya saat sore hari saja, agar pertumbuhannya dapat maksimal.

Tahap Akhir : Memanen

Saat usia tanaman menginjak 3 bulan, maka bawang merah siap untuk dipanen. Adapun ciri-ciri tanaman yang siap untuk dipanen. Adalah daun rebah berwarna kuning dan leher batang kosong, Sedangkan bentuk umbi menyembul kepermukaan tanah serta berwarna kemerahan.

Perlu diingat, dalam proses memanen jangan semuanya ikut dipanen. Sisakan untuk bibit. Maka diamkan selama 100 hari agar lebih tua, agar dapat dijadikan sebagai bibit yang sehat. Setelah bawang merah dipanen sebaiknya dijemur seminggu atau dua mingguan. Hal itu bertujuan agar kondisi buah dapat bertahan lama. Kemudian bawang merah disimpan dalam karung jala-jala dengan suhu berkisar 30-33°C.

Keterbatasan lahan bukan jadi halangan untuk tidak bercocok tanam. Kita sanggup memanfaatkan pot dan polybag. Jika maksud dari penanaman hanya untuk kebutuhan sehari-hari, maka dua atau tiga polybag sudah lebih dari cukup. Dengan begitu banyaknya manfaat dan kegunaan dari bawah merah, maka harganya bisa naik dan turun. Sehingga mempunyai nilai ekonomi yang tinggi jika kita mau menanamnya.

memanen
carabudidayakolam.blogspot.com

[td_smart_list_end]

Demikian cara menanam bawang merah di rumah. Semoga dapat menambah wawasan Anda dalam budidaya tanaman rumahan (Bawang Merah). Dapat dipratekan di rumah Anda masing-masing, agar dapat meminimalisir pengeluaran untuk kebutuhan barang dapur.