Konsultasi Pertanian

Konsultasi Pertanian

Cara Menanam Sirih Merah dengan Baik

Cara Mengatasi Penyakit Kembung Buah Pada Tanaman Cabai

Dijaman modern ini mulai timbul dan diketahui beberapa penyakit yang menyebabkan menurunnya tingkat produktifitas dari tanaman cabe. Mulai dari hama hingga virus yang menyerang...

Cara Alami Mengatasi Penyakit Patek (Antraknosa) Pada Tanaman Cabe

Tanaman cabai banyak di tanam oleh sebagaian petani di Indonesia, menurut data yang paling besar adalah kelompok petani yang berasal dari pegunungan (tegal). Cabai...

Cara Mengatasi Daun Cabe (Cabai) Keriting dan Mengkerut

Cabai merupakan salah satu tanaman yang banyak ditanam oleh petani di Indonesia. Berbagai macam cabe yang sering di tanam mulai dari cabai merah besar,...

Penggunaan Plastik Mulsa Untuk Meningkatkan Hasil Pertanian

Plastik mulsa sekarang sudah mulai populer di kalangan pengusaha petani terutama yang berada di lokasi pegunungan. Banyak perusahaan yang sudah menyediakan plastik mulsa yang...

Membasmi Rumput Menggunakan Herbisida Roundup 486 SL (Review)

Jaman dahulu untuk membasmi rumput masih menggunakan cara manual, yaitu dengan mencabutnya. Namun saat ini sudah ada herbisida yang berfungsi untuk membasi rumput yang...

Cara menanam sirih merah adalah sebuah hal yang tidak sulit atau merepotkan untuk dilakukan. Ada Beberapa langkah yang biasa dilakukan cara menanam sirih merah. Yaitu teknik stek, teknik merunduk, dan teknik stek air. Tapi menanam sirih jenis ini perlu ketekunan dalam perawatannya. Karena selain mayotitas orang indonesia yang sudah familiar menanam tanaman jenis ini, tanaman ini kaya manfaat dan sering dijadikan obat.

cara menanam sirih merah
hijaupedia.com

Sirih merah dipercaya mampu mengobati penyakit diabetes, radang tenggorokan, melancarkan haid dan keputihan bagi wanita serta menghilangkan bau mulut . Maka tak mengherankan jika tanaman ini banyak ditanam di pekarangan rumah. Yaitu sebagai obat alami sekaligus sebagai tanam hias bagi masyarakat yang suka akan seni tanaman hias.

Untuk lebih jelasnya sebelum mengetahui cara menanam sirih merah denga benar. Maka dapat mempelajari dahulu ciri-ciri dan habitat awal tanaman ini agar nanti bisa tumbuh kuat dan sehat.

Sirih merah adalah termasuk tanaman yang cara hidupnya dengan cara merambat. Tanaman ini juga menyukai tempat yang tidak terkena sinar matahari penuh selama 1 hari (tempat yang teduh). Karena sifatnya yang merambat, maka tidak asing jika tanaman ini merambat pada pohon yang lebih besar. Sehingga sirih merah ternaungi tanaman tersebut. Daun tanaman ini akan tumbuh melebar dan batangnya nampak berisi karena habitat aslinya memang ditempat yang teduh.

Cara Menanam Sirih Merah dengan Memperbanyak Daunnya

Cara menanam sirih merah dan budidayanya bisa melalui pembibitan dan perkembangbiakan. Adapun seperti pembahasan sebelumnya teknik yang biasa dilakukan adalah teknik stek dan runduk batang. Untuk perkembangbiakan dengan teknik runduk batang, dapat dilakukan jika tanaman ini sudah mulai menjalar atau sudah berkembang pesat.

Hama utama sirih merah adalah tipe hewan yang memakan dedaunannya seperti semut, bekicot kecil dan keong. Namun jika nanti daun yang terkena hama ini akan diberi obat hendaknya jangan menggunakan pestisida terlebih dahulu dalam menghalau seranganya. Karena cara tersebut nanti akan mengganggu kinerja maksimal daun.

Berikut Cara menanam Sirih Merah menggunakan 3 teknik yang biasa dilakukan:

Teknik Stek

Teknik Stek

Cara menanam sirih merah menggunakan teknik stek merupakan  teknik termudah bagi pemula. Untuk itu langkah-langkah yang perlu diperhatikan adalah:

  • Persiapkan media tanam seperti pasir, tanah, dan kompos dengan perbandingan 1:1
  • Tanah yang sudah tercampur dengan kompos tadi lalu masukan ke dalam Polybag. Ukuran polybag adalah yang berdiameter 10 cm dengan syarat bagian bawah polybag sudah dilubangi.
  • Pilihlah batang tanaman yang sudah tua.
  • Potong 2 ruas batang sirih merah, piihlah batang yang sudah mempunyai 2 sampai 3 lembar daun
  • Rendamlah potongan batang tadi sekitar 15 menit di dalam air.
  • Kemudian masukan stek ke dalam media polybag yang telah disediakan.
  • Langkah selanjutnya adalah meletakan hasil stek ditempat yang teduh. Sinar matahari kira-kira 60 % saja.
  • Jagalah kebutuhan air agar tetap tercukupi dengan rutin menyiraminya.

Teknik Merunduk

Teknik merunduk
agrodevilx7.blogspot.com

Cara menanam sirih merah menggunakan teknik ini hampir sama dengan teknik stek yaitu:

  • Pemotongan batangnya dilakukan setelah akar dari batang yang dirundukan sudah mulai tumbuh.
  • Pilihlah Sulur yang berukuran panjang.
  • aturlah agar sulur dapat merunduk dan menempel pada media tanam.
  • Setelah sulur pada media mulai tumbuh akar. Maka sulur tersebut sudah bisa dipotong.
  • Pindahkan sulur pada pot/ polybag.

Teknik Stek Air

Teknik Stek Air

Untuk Stek air berbeda dengan teknik penanaman yang lain. Batang yang dipotong adalah yang sudah tua dan sehat. caranya adalah:

  • Setelah batang dipotong rendam dalam air. Perhatikan daun daun sirih tidak ikut direndam.
  • Proses perendaman berlangsung selama 4-7 hari.
  • Setelah tumbuh akar. Batang sirih hitam dapat dipindahkan ke media tanam yang sudah disiapkan.

Proses Memanen Daun Sirih Merah

Daun sirih merah yang siap dipanen adalah untuk tanamannya yang sudah berumur 4 bulan. Pada umur tersebut 1 tanaman sirih merah mempunyai 16 sampai 20 daun. Pada umur ini, daun juga berukuran lebar dengan panjang 15 sampai 20 cm. Namun sebenarnya daun yang siap panen berumur 1 bulanan. Dengan ciri-ciri daun bersih dan warna mengkilap. Jika Ingin memanen pada daun yang berumur sedang, hasil yang dihasilkan adalah dau yang berkualitas. Karena mengandung zat yang kadar aktifnya tinggi.

Ciri-ciri daun sirih merah yang baik adalah bila dipegang terasa tebal dan kaku. Untuk aroma daunnya berbau tajam dan rasanya pahit. Bila kondisi tanaman baik maka proses memanen dapat dilakukan seminggu sekali. Perlu diperhatikan untuk menghindari pemetikan daun yang terkena cipratan tanah saat musim penghujan. Karena kualitas daun tidak begitu bagus dan warnanya bisa pudar.

Perlakuan Daun Sirih Merah Pasca pemanenan

Pasca Panen daun dapat disortir dengan memenuhi mutu seperti: daun bersih, tidak layu, tebal, segar dan mengkilap. Dapat dibuang untuk daun dalam kondisi cacat dan kusam. Daun dapat direndam menggunakan air bersih dingin selama15-30 menit untuk menghilangkan kotoran debu yang menempel. Bilas dengan air bersih dan tiriskan daun pada tempat yang baik.

Selanjutnya daun sirih merah diranjang/ diiris. Lebar irisan sekitar 1 cm, daun bisa dikeringkan di atas nampan atau tampah beralaskan kertas dalam kurun waktu 60 menit. Hasil rajangan daun yang telah kering ditutup menggunkan kain agar steril dan terhindar dari debu, serangga atau tertiup angin.

Masukan daun yang kering ke plastik tebal transparan. Berikan Silica Gel untuk mengurangi kadar air. Segel rapat kantong plastik, beri expired waktu daun mulai kering. Simpanlan daun ditempat yang bersih dan tidak lembab. Maka kualitas sirih merah dapat bertahan selama setahu.

Cara mengkonsumi daun kering sirih merah adalah ambil rajangan sirih merah sebanyak 3-4 lembar. rebuslah hingga mendidih dalam panci. Saring air rebusan dalam gelas. Konsumsilah saat air sihir merah dalam keadaan hangat atau dingin.

Hal-Hal yang Perlu diperhatikan saat Sirih Merah Menjadi Usaha Tanaman Hias

Informasi sebelumnya tentang cara menanam sirih merah sebagai obat. Namun sebenarnya tanaman ini juga juga dapat dijadikan hiasan di depan halaman rumah. Beberapa hal penting yang dapat dijadikan acuan agar proses penanaman dan usaha sirih merah sebagai hiasan menjadi sukses:

Kenali Habitat dan Daur Hidup Tanaman

Pada dasarnya tanaman ini bisa ditanam pada pot gantung. Namun perlu diperhatikan pula untuk prosentase Sinar matahari yang mengena. Usahakan sinar matahari yang terpapar adalah sebesar 65 % saja.

Memilih Media Tanam Seperti Pot dan Polybag yang Sesuai

Kebanyakan pot yang dipilh adalah yang berbahan dasar plastik karena enteng, mudah dipindahkan dan praktis. Namun Pot berbahan dasar tanah liat lebih baik dalam hal melindungi kelembapan tanah.

Memilih Tali Gantung jika Sirih Merah Dibuat Sebagai Tanaman Hias

Tidaklah sulit untuk mencari tali pot gantung karena sudah tersedia di pasar dan toko bunga. Pilihlah tali kuat yang kuat menahan berat tanaman hias. Jangan menggantung pot menggunakan tali atau kawat yang dibuat sendiri bila dipandang kurang menarik. Lagi pula kawat buatan sendiri belum tentu sanggup menopang berat Sirih Merah hias. Jika memaksakan bisa merugikan diri-sendiri.

Penyiraman yang Tepat

Sirih merah hias seringkali dikira merepotkan karena selalu meneteskan air sesudah disiram. Maka untuk mensiasatinya tentukan pot yang memiliki penadah di bawahnya. Setelah itu siramlah tanaman hias Sirih Merah perlahan-lahan memakai selang atau alat semprot.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Hot Topics

Penggunaan Plastik Mulsa Untuk Meningkatkan Hasil Pertanian

Plastik mulsa sekarang sudah mulai populer di kalangan pengusaha petani terutama yang berada di lokasi pegunungan. Banyak perusahaan yang sudah menyediakan plastik mulsa yang...

Cara Menanam Sirih Merah dengan Baik

Cara menanam sirih merah adalah sebuah hal yang tidak sulit atau merepotkan untuk dilakukan. Ada Beberapa langkah yang biasa dilakukan cara menanam sirih merah. Yaitu...

Cara Menanam Bawang Merah di Rumah dengan Mudah dan Murah

Cara menanam bawang merah di rumah yang bisa melalui media polybag sebenarnya tidak jauh berbeda dengan menanam di lahan perkebunan. Cuma menggunakan media polybag...