Konsultasi Pertanian

Konsultasi Pertanian

Cara Menanam Bawang Merah Lengkap Hingga Pemeliharaan

Cara Mengusir Tikus di Sawah Maupun di Rumah

Mengusir tikus di sawah merupakan kegiatan yang sering dilakukan oleh petani dikala padi mulai tumbuh. Tikus atau dalam bahasa latin disebut dengan Rattus argentiventer bisa hidup...

Cara Menjadi Pemasok Sayur dan Buah di Supermarket (Market Modern)

Banyak petani yang mengeluhkan tentang pemasaran hasil produksi pertanian mereka, kadang mendapatkan harga mahal, kadang juga mendapatkan harga murah. Hal ini membuat banyak petani...

Cara Menanam Padi yang Baik dan Terbukti Hasil Melimpah

Cara menanam padi yang baik. Berbicara tentang padi sudah barang tentu ini adalah tanaman yang paling dibutuhkan di dunia. Tanaman berbahasa latin Oryza sativa...

Cara Menanam Daun Sirih dengan Teknik Termudah

Cara menanam daun sirih. Indonesia tercinta adalah negara yang kaya akan tanaman obat untuk keluarga (biofarmaka). Salah satu tanaman yang dapat dimanfaatkan adalah daun...

Cara Menanam Pohon Kelor (Budidaya Lengkap sampai Pemanenan )

Cara menanam pohon kelor. Tanaman dengan nama lain Merunggai atau bahasa ilmiahnya Moringa oleifera ini adalah jenis tanaman dari suku Moringaceae. Tanaman kelor ini...

Cara menanam bawang merah organik maupun di tanah luas memang memerlukan biaya yang tidak sedikit. Bawang merah sendiri merupakan komoditi pertanian yang banyak di butuhkan oleh pasar. Sehingga tidak sedikit petani mencari cara budidaya bawang merah dengan baik.

Budidaya bawang merah dapat dilakukan dengan cara manual maupun menggunakan teknologi modern. Tanaman ini merupakan holtikultura musiman yang memeiliki nilai ekonomis cukup tinggi.

Bawang merah atau dalam bahasa latin biasa disebut Allium cepa var ascalonicum (L) merupakan salah satu tanaman bumbu yang terkenal. Komoditi ini berasal dari Iran, Pakistan dan daerah sekitarnya. Karena pada jaman dahulu para penjajah sering mendapatkan komoditi ini di negara tersebut.

Cara Menanam Bawang Merah

Cara menanam bawang merah cukup mudah, hanya memerlukan ketekunan yang tinggi agar mendapatkan hasil yang maksimal. Sebelum anda budidaya bawang merah ada baiknya untuk memperhatikan faktor berikut ini :

  • Menanam bawang merah baik dibudidaya pada musim panas tiba, karena tanaman memerlukan cahaya matahari lebih dari 12 jam.
  • Ketinggian yang baik untuk penanaman bawang merah adalah 0 – 900 diatas permukaan laut.
  • Suhu daerah untuk budidaya bawang berkisar 25 – 35 derajat celcius.
  • Keasaman tanah memiliki pH 5.6 – 7.

Jika anda berada di tempat dengan kriteria di atas sangat cocok untuk ditanami bawang merah. Memang indikator diatas belum menjadi dasar penentu apakah hasil akan baik atau tidak.

Misalkan anda berada di pegunungan dengan suhu rendah dan ketinggian tanah di atas 900 mdpl. Anda bisa melakukan penanaman bawang merah dengan perlakuan yang berbeda misalkan dengan pupuk kandang yang lebih banyak atau perlakuan yang berbeda lainnya.

Untuk itu berikut panduan lengkap cara menanam bawang merah dengan baik dan benar.

Memilih Bibit Bawang Merah

bibit bawang merah
image : pixabay

Bibit bawang merah yang ditanam di Indonesia ada 2 macam yaitu berbentuk benih ada juga dalam bentuk umbi. Petani lokal masih suka menggunakan umbi karena jika saat panen masih bisa memilih umbi yang akan ditanam lagi pada masa berikutnya.

Sedangkan biji bawang merah yang biasa impor dari luar negeri kurang diminati oleh petani. Hal ini karena harga jualnya yang rendah juga hasil panennya tidak bisa ditanam lagi.

Namun bibit bawang merah bentuk umbi juga ada yang impor. Varietas itu sendiri juga banyak, tinggal menyesuaikan kebutuhan petani.

pembibitan bawang merah
image : petanidigital.com

Jumlah bawang merah yang akan ditanam menyesuaikan luas lahan dan juga jarak tanam. Misalkan jarak tanam berkisar 20 x 20 dengan berat benih 5 gram maka benih yang dibutuhkan sekitar 1.4 ton perhektar dalam bentuk umbi.

Sedangkan jika jarak tanam lebih pendek yaitu 15 x 15 maka bibit yang dibutuhkan berkisar 2.4 ton perhektar.

Pengolahan Tanah Budidaya Bawang merah

Cara menanam bawang merah di lahan yang luas maka kita perlu menyiapkan lahan dan juga bedengan-nya. Untuk mengolah tanah bisa dilakukan dengan cara manual menggunakan cangkul, ataupun dengan traktor.

Pertama cangkul tanah terlebih dahulu untuk proses penggemburan tanah. Jika anda merupakan petani pemula istilah ini bisa diibaratkan seperti membalik tanah yang tadinya di bawah kita rubah ke atas.

Gundukan Tanah

lahan bawang merah
image : wikipedia

Buat gundukan tanah atau biasa disebut bedengan dengan lebar 1 – 1.2 meter. Tinggi gundukan disesuaikan biasanya 50 cm. Jarak antar gundukan sekitar 50 cm untuk akses jalan.

PH Tanah

ph tanah
image : desarejoso.com

Cek pH tanah tersebut menggunakan alat pengukur pH. Alat pengukur pH ini banyak ditemukan di toko pertanian maupun bisa beli online. Jika pH tanah kurang dari 5.6 maka perlu penambahan kapur tanah atau dolomit (CaCO3) yang ditaburkan di atas gundukan secara merata.

Penggunaan kapur tanah ini bisa dilakukan minimal 2 minggu sebelum masa tanam. Tidak bisa ditanam secara langsung setelah penggunaan kapur tanah.

Pemberian Pupuk

pemupukan bawang merah
image : mediaindonesia.com

Pemberian pupuk bisa diletakan di dekat lubang tanam atau biasa ditabur diatas kapur tanah tadi secara merata. Pupuk yang biasa digunakan adalah :

  • Pupuk kandang atau pupuk kompos biasanya ditabur merata. Fungsi dari pupuk kandang ini adalah mengurai makanan dalam tanah yang akan diserap oleh tanaman. Jika anda kesulitan menggunakan pupuk kandang, sekarang banyak produk pupuk organik dari BUMN dengan kandungan dan senyawa yang dibutuhkan oleh tanaman.
  • Pupuk kimia yang dibutuhkan adalah kombinasi nitrogen, sulfur, phosfat, kcl. Sebagai contoh untuk produk yang beredar adalah pupuk ZA, SP 36, KCL dengan perbandingan standar 47 : 311 : 56 kg.

Setelah penyiapan tanah selesai tunggu minimal 2 minggu sebelum benih siap untuk di tanam.

Menanam Bawang Merah

menanam bawang merah
image : 8villages.com

Jika bibit yang sudah disiapkan mulai tunas, berarti bibit tersebut sudah siap tanam. Biasanya bibit mulai tunas dan siap untuk ditanam dalam umur 2 bulan. Jika kurang dari 2 bulan sebaiknya dilakukan sedikit pembelahan pada bagian ujung umbi. Hal ini dilakukan untuk memecah masa dorman atau mempercepat tumbuhnya tunas tanaman.

Siapkan lubang tanah untuk peletakan umbi bawang merah biasanya dengan ukuran 15 x 15 cm saat musim kemarau atau 20 x 20 cm pada saat musim penghujan. Setelah disiapkan kemudian benamkan umbi tadi ke lubang yang sudah disiapkan.

Perawatan Budidaya Bawang merah

Saat kondisi hujan atau musim penghujan tanaman bawang merah kurang memerlukan air karena ketersediaan air melimpah. Sedangkan saat musim kemarau pengairan sangatlah penting.

Cara menanam bawang merah saat musim kemarau yang perlu diperhatikan adalah pengairannya. Jika lokasi lahan anda dekat dengan saluran air maka bisa dibuatkan gelangan air seperti gambar di bawah ini.

cara menanam bawang merah
image : hamapenyakittanaman.blogspot.com

Namun jika saat kondisi kemarau dan jauh dari sumber air, maka perlu dilakukan penyiraman minimal 1x dalam satu hari.

Pemupukan Setelah Penanaman Bawang Merah

Pemberian pupuk kimia tambahan dilakukan ketika tanaman sudah mulai berumur 2 minggu atau 15 hari setelah tanam, kemudian umur 35 hari setelah tanam. Pupuk yang digunakan biasanya kombinasi antara Nitrogen dan Kcl.

Sebagai contoh produk BUMN yang beredar adalah kombinasi antara KCL dan Urea dengan perbandingan 112 : 93 kg. Untuk mencari KCL usahakan jangan yang mengandung Nitrogen.

Cara pemupukan dilakukan dengan peletakan disekitar tanaman, jarak pupuk jangan menempel dengan tanaman. usahakan berjarak minimal 5cm lebih.

Pengendalian Gulma

Hal terpenting dalam topik cara menanam bawang merah ini adalah pengendalian gulma. Memang terlihat biasa gulma tumbuh disekitar tanaman, namun gulma sangatlah mengganggu pertumbuhan tanaman kita.

Pengendalian gulma biasanya dilakukan dengan penyiangan yang dilakukan minimal 2 kali dalam satu musim tanam.

Atau bagi anda yang punya biaya lebih bisa menggunakan plastik mulsa pada saat awal penyiapan tanah agar gulma tidak tumbuh berlebih.

Pengendalian Hama Tanaman Bawang Merah

Beberapa penyakit yang sering menyerang bawang merah diantaranya adalah :

  • Ulat pada bawang merah
  • Hama wereng dan trips
  • Bercak daun
  • busuk daun
  • layu daun

Menggunaan bahan kimia dalam mengendalikan hama pada bawang merah bisa menggunakan obat kimia dengan bahan aktif abamektin. Untuk lebih jelasnya bisa konsultasi langsung dengan tim Utama Tani.

Untuk mengatasi serangan bakteri yang menyebabkan bercak daun dan layu daun bisa menggunakan fungisida dan bakterisida.

Obat Kimia Yang Ampuh Untuk Bawang Merah

Biasanya insektisida yang digunakan untuk pengendalian hama ini ada beberapa. Biasanya yang berbahan aktif abamektin, klorfirifos, hingga emamektin benz. Untuk fungisida biasanya mengguanakan obat kimia azoksistrobin.

Untuk lebih lengkap tentang perawatan dan pengobatan yang ampuh untuk bawang merah bisa konsultasi langsung dengan admin Utamatani.com. Anda bisa buka hubungi kami pada menu untuk menemukan nomor kontak kami. Atau pada forum tanya jawab.

Obat kimia yang ampuh untuk bawang merah setiap tahun berganti. Hal ini tergantung oleh faktor cuaca dan kekebalan hama.

Baca Juga : Cara Menanam Labu Siam

Proses Pemanenan Bawang Merah

panen bawang merah
image : faunadanflora.com

Cara menanam bawang merah dalam tahap akhir adalah proses pemanenan. Bawang merah siap untuk dipanen apabila 60% daun sudah mulai rebah.

Jika anda menggunakan bibit dengan jenis umbi maka daun yang rebah minimal 90 persen dari keseluruhan tanaman. Bisa dilakukan dengan sampel pencabutan bawang merah.

Di Indonesia bawang merah biasanya dapat dipanen dalam umur 60 – 70 hari setelah tanam. Menurut survey jika dalam satu hektar tanaman bawang merah dapat menghasilkan hingga 3 – 12 ton dengan rata-rata nasional sebesar 9.47 ton/hektar.

Persiapan Sebelum Dipasarkan

mengeringkan bawang merah
image : nasionalisme.co

Setelah dipanen bawang merah kemudian akan di keringkan di bawah sinar matahari dalam waktu 7 – 14 hari. Jika kondisi kadar air dalam bawang merah sudah turun maka bawang ini siap untuk dipasarkan.

Inilah topik tentang cara menanam bawang merah di lahan yang luas untuk wilayah Indonesia. Anda juga bisa baca topik kami lainnya tentang cara menanam bawang merah di rumah di utamatani.com.

Untuk konsultasi tentang pertanian bisa hubungi kami langsung melalui hubungi kami dan juga melalui forum diskusi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Hot Topics

Cara Menanam Terong Ungu Agar Hasilnya Melimpah

Cara menanam terong ungu saat ini sudah mulai berkembang karena kebutuhan masyarakat akan tanaman ini juga ikut bertambah. Terong ungu bisa diolah berbagai macam...

Cara Menanam Sawi Hijau agar Subur dan Hasil Melimpah

Cara menanam sawi hijau sangat membutukan tenaga yang ekstra untuk perawatannya. Namun tanaman bernama latin Brassica sinensis L ini tidak begitu sulit dalam perawatan...

Cara Menanam Bayam Hidroponik Paling Mudah Dipraktekan

Cara menanam bayam hidroponik. Tanaman dengan nama latin Amaranthus spp ini adalah termasuk jenis tumbuhan yang dikonsumsi daunnya. Karena pada bayam mengandung sumber zat...